BEM Undana Desak Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa Terdampak Gempa Flores

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BEM Undana, Glen Rezy Snae

Ketua BEM Undana, Glen Rezy Snae

KUPANG — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Universitas Nusa Cendana (Undana) mendorong pimpinan kampus memberikan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Desakan itu muncul setelah Universitas Mataram (Unram) mengambil langkah konkret dengan membebaskan UKT bagi 138 mahasiswa asal NTT yang terdampak bencana. Kebijakan tersebut dinilai menjadi bentuk keberpihakan perguruan tinggi terhadap mahasiswa yang tengah menghadapi tekanan ekonomi akibat bencana.

Ketua BEM Perguruan Tinggi Undana, Glen Rezy Snae, mengatakan dampak gempa tidak berhenti pada kerusakan rumah dan fasilitas umum. Bencana juga memukul kondisi ekonomi keluarga mahasiswa, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal, pekerjaan maupun sumber pendapatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika keluarga mahasiswa sedang berjuang menyelamatkan diri, menghadapi trauma akibat gempa, bahkan ada yang kehilangan pekerjaan, biaya pendidikan tentu menjadi beban tambahan. Karena itu, kami mendorong Undana mengambil kebijakan pembebasan UKT bagi mahasiswa terdampak,” kata Glen.

Menurut Glen, kebijakan pembebasan UKT bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk nyata kehadiran institusi pendidikan di tengah situasi kemanusiaan. Ia menilai mahasiswa terdampak bencana membutuhkan ruang untuk memulihkan kondisi keluarga tanpa dibayangi kewajiban biaya pendidikan.

Langkah Unram, lanjutnya, juga menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi dalam situasi bencana dapat dilakukan secara lebih luas. Selain membebaskan UKT, Unram mengirim 16 tenaga medis ke Manggarai Timur, lengkap dengan obat-obatan dan perlengkapan kesehatan. Universitas tersebut juga mengerahkan mahasiswa relawan BEM, dosen, dokter dan tim pengabdian melalui program Pengabdian Berdampak.

Seluruh dukungan tersebut, kata Glen, menjadi contoh bahwa kampus tidak hanya menjalankan fungsi akademik, tetapi juga dapat menjadi kekuatan sosial ketika masyarakat menghadapi bencana. Karena itu, BEM Undana berharap kebijakan serupa dapat dipertimbangkan oleh pimpinan Undana bagi mahasiswa yang terdampak gempa Flores.

“Kampus bukan hanya tempat belajar dan mencetak sarjana. Dalam situasi bencana, kampus harus menjadi bagian dari solusi dan hadir bersama masyarakat,” tegasnya.

Glen berharap Undana dapat menunjukkan keberpihakan terhadap mahasiswa dan keluarga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascagempa. Baginya, solidaritas perguruan tinggi tidak semestinya dibatasi oleh wilayah maupun institusi.

“Jika Unram bisa hadir untuk mahasiswa NTT, kami berharap Undana juga hadir untuk mahasiswa dan keluarga NTT yang sedang terdampak bencana. Saatnya pendidikan menunjukkan wajah kemanusiaannya,” pungkas Glen.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026
KoMBAD dalam Literasi Awal Murid Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar
Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban
Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN
Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui
Upaya Mediasi Buntu, Teldi Mooy Tempu Jalur Hukum Laporkan Penggelapan SHM di Polisi
KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional
ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026

Kamis, 17 September 2026 - 04:49

KoMBAD dalam Literasi Awal Murid Kelas 1 dan 2 Sekolah Dasar

Kamis, 17 September 2026 - 04:28

Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui

Berita Terbaru

Suasana guru & murid; ft: Roni

Opini

Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban

Kamis, 17 Sep 2026 - 04:28

Konten tidak bisa disalin.