Dinas Pendidikan Mulai BAP dan Telusuri Kasus Guru PPPK di Fatuleu 

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga korban saat berada di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang.

Keluarga korban saat berada di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang.

Kupang,- Keluarga korban kasus dugaan tindakan tidak bertanggungjawab oleh oknum PPPK kabupaten Kupang mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kupang, Senin (12/1/2026).

Asten Bait, aktivis yang mengawal kasus ini, mengatakan bahwa kehadiran keluarga korban disambut oleh Simon Pellu, Kepala Bidang GTK, dan Yerfelius Bani, Pengawas SMP pada dinas pendidikan kabupaten Kupang.

“Pertemuan hari ini, kami dari keluarga korban menyampaikan kronologi peristiwa dan diskusi yang membuahkan hasil yang positif. Dinas pendidikan serius menanggapi persoalan ini dan telah melakukan pemeriksaan,” kata Asten Bait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bidang GTK dan pengawasan menyampaikan bahwa kasus tersebut telah ditindaklanjuti. “Oknum PPPK tersebut telah dipanggil dan akan diperiksa hari ini juga,” tambah Asten.

Hasil BAP (Berita Acara Pemeriksaan) akan didapatkan oleh pihak keluarga seusai dilakukan pemeriksaan.

Asten berharap agar dinas pendidikan kabupaten Kupang dapat memberikan solusi terbaik agar tidak merugikan pihak manapun.

“Kami dari keluarga korban berharap agar dinas pendidikan dapat memberikan akomodasi yang baik dan solusi terbaik bagi keluarga korban,” kata Asten.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan oleh pihak terkait. Keluarga korban berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 06:59

Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.