Koordinasi Cepat Pemkab Kupang dan Kemenkeu Pastikan Proyek Jalan Rp10,7 Miliar Terus Berjalan 

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tahap awal pekerjaan jalan Taebenu - Nekamese oleh CV Laksman

Tahap awal pekerjaan jalan Taebenu - Nekamese oleh CV Laksman

KUPANG,- Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan pembangunan ruas jalan Oeltua-Benilaka-Tunfeu tetap berjalan normal di tengah informasi yang beredar terkait dugaan pemblokiran Dana Alokasi Khusus (DAK) Specific Grant oleh Kementerian Keuangan.

Proyek senilai Rp10,740 miliar lebih tersebut, saat ini masih dalam tahap pekerjaan fisik dan terus dilanjutkan sesuai jadwal pelaksanaan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang, Toncy Teuf, mengatakan pemerintah daerah bergerak cepat melakukan koordinasi lintas kementerian begitu muncul informasi tersebut di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, langkah responsif itu penting untuk memastikan tidak terjadi kesalahpahaman publik yang dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap program pembangunan daerah.

“Bupati Kupang langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Keuangan dan hasilnya dana tersebut sudah ready. Karena itu pekerjaan tetap dilanjutkan,” kata Toncy Teuf kepada media, Sabtu (23/5/2026), di sela kegiatan Car Free Day di Jalan El Tari.

Ia menjelaskan, komunikasi teknis antara Pemerintah Kabupaten Kupang dengan pemerintah pusat dilakukan melalui sinkronisasi administrasi pencairan, verifikasi dokumen kontrak, serta penyesuaian tahapan penyaluran anggaran sesuai mekanisme DAK fisik. Koordinasi itu melibatkan pemerintah daerah, kementerian teknis, hingga Kementerian Keuangan agar seluruh proses berjalan sesuai regulasi dan tidak menghambat pekerjaan di lapangan.

Menurut Toncy, dana tahap awal sebesar Rp2 miliar telah tersedia dan menjadi dasar kelanjutan pekerjaan fisik oleh pelaksana proyek, CV. LAKSMAN. Pemerintah daerah juga memastikan progres pekerjaan terus dipantau secara berkala guna menjaga kualitas konstruksi serta ketepatan waktu penyelesaian proyek.

Ruas jalan Oeltua-Benilaka-Tunfeu sendiri memiliki panjang sekitar 4 kilometer dengan total nilai kontrak Rp10.740.838.207. Infrastruktur tersebut dinilai strategis karena menjadi akses penghubung aktivitas masyarakat serta mendukung mobilitas ekonomi warga di wilayah Taebenu dan sekitarnya. Hingga saat ini, progres pekerjaan disebut menunjukkan perkembangan yang baik.

Pemkab Kupang berharap masyarakat tetap memberikan dukungan positif terhadap pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan.

Pemerintah menilai koordinasi cepat dan terbuka antara daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas pelaksanaan proyek sekaligus membangun kembali kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dan kontraktor dalam menghadirkan pembangunan yang berkualitas serta bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.