Hadir Melihat dan Mendengar: Langkah Kemanusiaan Stevano Rizki Adranacus di Tengah Bencana

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stevano Rizki Adranacus hadir langsung di lokasi gempa memastikan setiap harapan didengar langsung dari warga terdampak.

Stevano Rizki Adranacus hadir langsung di lokasi gempa memastikan setiap harapan didengar langsung dari warga terdampak.

MANGGARAI,- Gempa bumi yang mengguncang Flores bukan hanya meninggalkan kerusakan dan ketakutan. Di balik setiap rumah yang terdampak, ada keluarga yang cemas, warga yang kehilangan rasa aman, serta masyarakat yang membutuhkan lebih dari sekadar bantuan material.

Di tengah suasana duka itu, solidaritas tumbuh dari berbagai penjuru. Salah satunya datang dari Stevano Rizki Adranacus, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II dari Fraksi PDI Perjuangan, yang memilih turun langsung menemui masyarakat terdampak bencana.

Stevano hadir di Posko PDI Perjuangan Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat, bersama jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kuwus Barat. Kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial. Dari posko, Stevano bersama jajaran partai berupaya melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memastikan bantuan kebutuhan pokok dapat disalurkan kepada warga dan para pengungsi yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada suasana berbeda ketika seorang wakil rakyat datang bukan untuk berbicara tentang agenda politik, melainkan untuk mendengarkan cerita warga yang sedang menghadapi masa sulit. Di tengah rasa takut akibat gempa, kehadiran seseorang yang datang untuk melihat, mendengar dan menguatkan dapat menjadi bentuk dukungan yang sederhana, tetapi berarti.

Anggota DPR RI, Stevano Rizki Adranacus mendengar langsung aspirasi dari tenda pengungsian warga terdampak gempa.

“Di tengah duka, kita hadir. Di tengah kesulitan, kita saling menguatkan,” ujar Stevano.

Kalimat tersebut menjadi gambaran dari semangat yang dibawanya ketika berada di tengah masyarakat. Sebab, dalam situasi bencana, warga tidak selalu membutuhkan kata-kata besar. Terkadang, yang paling dibutuhkan adalah seseorang yang datang, duduk bersama mereka, mendengar keluh kesah, dan memastikan mereka tidak merasa sendirian menghadapi keadaan.

Bagi Stevano, kerja kemanusiaan tidak cukup berhenti pada ungkapan belasungkawa. Kepedulian harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata. Karena itu, struktur PDI Perjuangan di tingkat kecamatan digerakkan untuk menjadi bagian dari respons kemanusiaan, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan masyarakat hingga membantu menyalurkan dukungan kepada warga terdampak.

Kehadiran PAC PDI Perjuangan Kuwus Barat menjadi bagian penting dari gerakan tersebut. Mereka berada lebih dekat dengan masyarakat sehingga dapat mengetahui kondisi dan kebutuhan warga secara langsung. Dukungan Stevano sebagai Anggota DPR RI kemudian memperkuat semangat gotong royong yang dibangun bersama.

Namun, bantuan dalam situasi bencana tidak hanya berbicara tentang beras, makanan, air minum atau kebutuhan pokok lainnya. Ada kebutuhan lain yang tidak kalah penting: rasa aman, perhatian dan penguatan moril.

Bagi masyarakat yang baru saja mengalami guncangan hebat, rasa takut dapat bertahan lebih lama daripada getaran gempa itu sendiri. Karena itu, kehadiran di tengah warga menjadi pesan bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Ada banyak tangan yang siap membantu, banyak hati yang ikut merasakan duka, dan banyak pihak yang ingin melihat Flores kembali bangkit.

Dari posko hingga ke tengah masyarakat, pesan yang dibawa Stevano sederhana: bergerak bersama, bekerja bersama dan membantu bersama.

Semangat tersebut menjadi bagian dari wajah gotong royong yang selama ini menjadi salah satu nilai perjuangan PDI Perjuangan. Ketika masyarakat menghadapi bencana, seluruh sumber daya yang dimiliki didorong untuk dapat memberi manfaat sesuai kebutuhan di lapangan.

Kehadiran Stevano juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak mengenal batas antara ruang legislatif dan kehidupan sehari-hari rakyat. Sebagai wakil rakyat dari NTT, ia menempatkan keberpihakan kepada masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab moral, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi situasi darurat.

Gempa telah mengguncang Flores. Tetapi bencana tidak boleh mematahkan semangat masyarakat untuk bangkit. Justru di tengah reruntuhan dan rasa takut, solidaritas menjadi kekuatan yang menyatukan.

Stevano Rizki Adranacus memilih berada di tengah proses itu—hadir, mendengar dan membantu. Sebab bagi masyarakat yang sedang berduka, terkadang bentuk kepedulian yang paling bermakna bukanlah seberapa besar seseorang berbicara, melainkan seberapa tulus ia hadir ketika rakyat membutuhkan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026
Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN
Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui
Upaya Mediasi Buntu, Teldi Mooy Tempu Jalur Hukum Laporkan Penggelapan SHM di Polisi
KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional
ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun
Polres Kupang dan PN Oelamasi Rajut Komunikasi, Ikhtiar Merawat Integritas dan Keadilan 
Usman Husin Minta Pemutakhiran Bansos Diperkuat: Kondisi Riil Warga Jadi Acuan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui

Rabu, 16 September 2026 - 00:30

KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun

Berita Terbaru

Suasana guru & murid; ft: Roni

Opini

Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban

Kamis, 17 Sep 2026 - 04:28

Konten tidak bisa disalin.