Pemkab Kupang Perkuat Kemandirian Fiskal, Susun Strategi Tingkatkan PAD

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kupang, Yosef Lede pimpin rapat pembahasan strategi merumuskan sumber pendapatan baru.

Bupati Kupang, Yosef Lede pimpin rapat pembahasan strategi merumuskan sumber pendapatan baru.

Kupang,- Pemerintah Kabupaten Kupang mulai memperkuat strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mencari dan mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan baru yang selama ini belum dikelola secara maksimal.

Langkah tersebut dibahas Bupati Kupang Yosef Lede saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kupang di Kantor Bapenda, Senin (24/8/2026).

Dalam rapat yang diikuti seluruh jajaran ASN Bapenda tersebut, Yosef menegaskan bahwa penguatan PAD menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, semakin optimal potensi pendapatan yang dikelola pemerintah daerah, semakin besar pula ruang fiskal untuk membiayai program pembangunan dan pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Yosef meminta Bapenda tidak hanya berfokus pada sumber pendapatan yang selama ini sudah berjalan, tetapi mulai melakukan pemetaan terhadap potensi-potensi baru.

Kabupaten Kupang, kata dia, memiliki peluang ekonomi yang cukup besar dari sektor pariwisata, pertanian, perikanan, perdagangan hingga pemanfaatan aset daerah yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan secara profesional dan terukur.

“Kita tidak boleh terus-menerus hanya mengandalkan bantuan dari pusat. Kabupaten Kupang punya potensi yang besar dari pariwisata, pertanian, perikanan, perdagangan, hingga pengelolaan aset daerah. Semua itu harus kita kelola dengan profesional, transparan, dan berintegritas, agar hasilnya kembali untuk rakyat,” tegas Yosef.

Selain menggali sumber baru, Bupati juga mendorong pembenahan sistem pengelolaan pendapatan daerah. Peningkatan kualitas pelayanan kepada wajib pajak dan retribusi, penguatan pengawasan untuk mencegah kebocoran, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembayaran dan pelaporan dinilai penting untuk membuat pengelolaan pendapatan lebih efektif, efisien dan transparan.

Sejumlah potensi turut menjadi perhatian, termasuk optimalisasi pajak dan retribusi sektor pariwisata, pemanfaatan aset daerah yang memiliki nilai ekonomi serta pengembangan potensi destinasi wisata seperti Pulau Semau.

Pemerintah juga akan memperkuat sosialisasi kepada masyarakat agar kesadaran membayar pajak dan retribusi tumbuh sebagai bagian dari kontribusi bersama dalam pembangunan daerah.

“Bukan berarti kita ingin membebani rakyat, justru kita ingin memastikan setiap potensi dikelola dengan benar, setiap orang berkontribusi sesuai kemampuannya, dan hasilnya kita kembalikan untuk membangun daerah ini bersama-sama,” kata Yosef.

Ia pun meminta seluruh jajaran Bapenda bekerja dengan integritas dan tanggung jawab karena setiap penerimaan daerah merupakan amanah masyarakat. Rapat tersebut menjadi langkah awal Pemkab Kupang untuk menyusun strategi yang lebih terarah dalam memperluas sumber pendapatan sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.