Sinkronkan Data!! Pemprov NTT Siapkan Hunian Sementara dan Ruang Kelas Darurat bagi Warga Terdampak Gempa

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Konsolidasi Penanganan Dampak Gempa Flores di Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa (8/9/2026).

Rapat Konsolidasi Penanganan Dampak Gempa Flores di Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa (8/9/2026).

MAUMERE — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan bahwa penanganan dampak gempa bumi di Flores tidak berhenti pada pembangunan rumah bagi warga terdampak. Pemerintah juga memprioritaskan pemulihan rasa aman, keberlangsungan pendidikan, layanan dasar, hingga pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat memimpin Rapat Konsolidasi Penanganan Dampak Gempa Flores di Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa (8/9/2026). Rapat tersebut dihadiri Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Sikka, jajaran Pemerintah Kabupaten Sikka, BNPB, Forkopimda, DPRD, serta sejumlah instansi terkait. Kepala Dinas PUPR NTT juga turut hadir untuk memastikan penanganan infrastruktur berjalan terpadu.

Dalam rapat tersebut, Gubernur menekankan pentingnya kesamaan dan sinkronisasi data korban serta kerusakan akibat gempa. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran, rumah rusak dapat segera ditangani, dan kebutuhan masyarakat terdampak bisa dipenuhi tanpa ada yang terlewatkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara umum, wilayah terdampak gempa di Kabupaten Sikka kini sudah dapat dijangkau. Namun, pemerintah mengakui proses penanganan masih panjang. Saat ini, sebanyak 925 kepala keluarga masih berada di pengungsian. Pendataan terhadap rumah-rumah terdampak terus dilakukan, sementara warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat disiapkan untuk mendapatkan hunian sementara.

Pemulihan juga diarahkan agar kehidupan masyarakat tidak berhenti akibat bencana. Sekolah yang belum dapat digunakan akan didukung dengan ruang kelas darurat. Sementara itu, konektivitas laut Maumere–Palue melalui Kapal Feri Ine Rie kembali dilayani. Pemerintah juga terus menangani kebutuhan dasar, layanan kesehatan, air bersih, sektor pertanian, hingga pemulihan ekonomi masyarakat.

Untuk mendukung keberlangsungan pendidikan di wilayah terdampak, Gubernur NTT menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta bantuan 10 ribu tenda kepada pemerintah pusat. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai ruang belajar sementara sehingga anak-anak tidak terlalu lama kehilangan akses pendidikan dan dapat kembali belajar serta beraktivitas secara normal.

Di sisi lain, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena gempa susulan masih terjadi meskipun berdasarkan laporan BMKG trennya terus menurun. Penanganan selanjutnya akan diarahkan menuju masa transisi, rehabilitasi, dan rekonstruksi. Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan membutuhkan solidaritas seluruh pihak. “Kita boleh berbeda tugas, berbeda lembaga, tetapi tujuan kita satu: kemanusiaan,” ujarnya.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026
Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN
Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui
Upaya Mediasi Buntu, Teldi Mooy Tempu Jalur Hukum Laporkan Penggelapan SHM di Polisi
KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional
ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun
Polres Kupang dan PN Oelamasi Rajut Komunikasi, Ikhtiar Merawat Integritas dan Keadilan 
Usman Husin Minta Pemutakhiran Bansos Diperkuat: Kondisi Riil Warga Jadi Acuan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui

Rabu, 16 September 2026 - 00:30

KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun

Berita Terbaru

Suasana guru & murid; ft: Roni

Opini

Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban

Kamis, 17 Sep 2026 - 04:28

Konten tidak bisa disalin.