Polres Kupang Bergerak Lagi, Satu Ton Beras dan Logistik Dikirim untuk Korban Gempa di Sikka

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tribatanews

Foto: Tribatanews

KUPANG — Kepedulian jajaran Polres Kupang terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores kembali diwujudkan melalui pengiriman bantuan kemanusiaan. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan untuk warga terdampak di Kabupaten Manggarai Timur, kali ini bantuan dikirim untuk masyarakat di Kabupaten Sikka.

Bantuan diberangkatkan melalui Pelabuhan Ferry Bolok, Kabupaten Kupang, Minggu (13/9/2026) siang. Seluruh logistik diangkut menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Kalibodri dengan rute Kupang–Larantuka.

Kapolres Kupang AKBP Aditya Octorio Putra, S.I.K., mengatakan pengiriman tersebut merupakan bantuan tahap kedua yang disalurkan jajaran Polres Kupang bagi masyarakat yang terdampak bencana di Pulau Flores.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini merupakan bantuan kedua yang kami kirim setelah sebelumnya bantuan juga telah dikirim ke Manggarai Timur. Semoga bantuan ini dapat membantu dan sedikit meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Kabupaten Sikka,” ujar Aditya.

Bantuan yang dikirim tidak hanya berupa bahan pangan, tetapi juga sejumlah kebutuhan sehari-hari masyarakat. Logistik tersebut terdiri dari 1 ton beras, 85 dos mi instan, 196 dos air mineral kemasan gelas, 16 dos air mineral botol, serta 20 dos pakaian layak pakai.

Selain itu, Polres Kupang turut mengirimkan 5 dos popok bayi, 1 dos susu Dancow, 1 dos susu SGM, 4 dos pembalut wanita, 1 rak telur ayam, 2 dos obat-obatan, 9 dos makanan ringan, 3 dos kopi dan gula, 1 dos sabun mandi, 1 dos minyak goreng, serta 10 dos minuman ringan.

KMP Kalibodri bertolak dari Pelabuhan Ferry Bolok sekitar pukul 14.30 WITA menuju Pelabuhan Waibalun, Kabupaten Flores Timur. Perjalanan diperkirakan berlangsung sekitar 12 hingga 13 jam. Dari Flores Timur, bantuan selanjutnya akan diarahkan menuju wilayah penerima, termasuk untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka.

Selama proses pengiriman, bantuan mendapat pengawalan dari personel Polres Kupang, Aipda Insan dan Brigpol Berechmans Holysantus Nia. Sementara proses penataan hingga pemuatan logistik ke kapal dilakukan oleh anggota Polsek Kupang Barat bersama personel Dalmas Polres Kupang.

Pengiriman bantuan ini menunjukkan bahwa respons terhadap bencana tidak hanya dilakukan melalui penanganan di lokasi kejadian, tetapi juga melalui dukungan logistik dari berbagai wilayah. Bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana, bantuan kebutuhan dasar menjadi bagian penting dalam melewati masa sulit.

Sebelumnya, Polres Kupang juga telah mengirimkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Manggarai Timur. Bantuan tahap kedua yang diarahkan ke Sikka menjadi kelanjutan dari kepedulian tersebut, sekaligus memperlihatkan upaya jajaran Polres Kupang untuk ikut mengambil bagian dalam membantu masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.

Di tengah situasi bencana, bantuan dari satu daerah ke daerah lainnya bukan sekadar soal logistik. Ada pesan solidaritas yang ikut dibawa: bahwa masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan tidak berjalan sendiri. Dari Kupang, kepedulian itu kembali diberangkatkan menuju Flores.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026
Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN
Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui
Upaya Mediasi Buntu, Teldi Mooy Tempu Jalur Hukum Laporkan Penggelapan SHM di Polisi
KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional
ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun
Polres Kupang dan PN Oelamasi Rajut Komunikasi, Ikhtiar Merawat Integritas dan Keadilan 
Usman Husin Minta Pemutakhiran Bansos Diperkuat: Kondisi Riil Warga Jadi Acuan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui

Rabu, 16 September 2026 - 00:30

KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun

Berita Terbaru

Suasana guru & murid; ft: Roni

Opini

Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban

Kamis, 17 Sep 2026 - 04:28

Konten tidak bisa disalin.