Naibonat, Kab.Kupang, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sabarprim Inter Pares yang berlokasi di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menerima kunjungan Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN PDM) Provinsi NTT untuk menjalani proses visitasi akreditasi. Kunjungan ini merupakan langkah evaluasi dan penilaian kelayakan program guna memastikan standar mutu tata kelola, sarana prasarana, serta efektivitas proses pembelajaran di lembaga tersebut.
Dalam kegiatan yang berlangsung secara profesional dan transparan ini, Tim Asesor BAN PDM NTT melakukan klarifikasi, verifikasi, dan validasi data menyeluruh berdasarkan instrumen akreditasi 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP). Penilaian mencakup aspek kesiswaan, kelembagaan, kualifikasi tenaga pendidik, kurikulum, sarana pendukung pembelajaran, hingga manajemen tata kelola dan keuangan lembaga.
Pihak pengelola PKBM Sabarprim Inter Pares, Simon Anunu, M.Pd., menyambut baik proses penilaian tersebut.
“Visitasi akreditasi ini bukan sekadar formalitas penilaian, melainkan menjadi momentum pembinaan dan dorongan semangat bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal di Kabupaten Kupang, khususnya dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesetaraan (Paket A, Paket B, dan Paket C) serta pelatihan keterampilan,” ujar perwakilan pengelola PKBM Sabarprim Inter Pares.
Sementara itu, Tim Asesor BAN PDM NTT memberikan apresiasi atas kelengkapan dokumen, keterbukaan, serta antusiasme pihak pengelola selama proses rekonfirmasi data berlangsung. Diharapkan hasil visitasi ini dapat memberikan gambaran objektif mengenai peta mutu pendidikan nonformal di wilayah Kupang Timur sekaligus mendorong perbaikan berkelanjutan.
Melalui proses akreditasi ini, PKBM Sabarprim Inter Pares Naibonat berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengentaskan anak tidak sekolah (ATS) serta memperluas akses pendidikan berkualitas yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.