Air Mata di Woedoa: Saat Bantuan YNS Menghapus Rasa Sepi Pascagempa

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rasa haru warga terdampak gempa usai menerima bantuan dari Yayasan YNS.

Rasa haru warga terdampak gempa usai menerima bantuan dari Yayasan YNS.

NAGEKEO — Air mata warga Desa Woedoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, tak terbendung ketika tim Yayasan Yusinta Ningsih Sejahtera (YNS) tiba membawa bantuan kemanusiaan, Jumat (21/8/2026). Bagi warga, kedatangan itu bukan sekadar membawa kebutuhan pokok, tetapi menjadi tanda bahwa mereka tidak dilupakan setelah gempa mengguncang Flores.

Tangis haru salah satunya terlihat dari Anastasya Veronika. Ia mengaku terkejut sekaligus terharu karena tim YNS datang langsung dari Pulau Timor untuk melihat kondisi warga yang terdampak gempa.

Veronika mengatakan, selama beberapa hari setelah gempa, warga Woedoa belum mendapat bantuan dari pihak luar desa. Menurut dia, perhatian dan bantuan yang diterima warga sejauh ini berasal dari Pemerintah Desa Woedoa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih karena sudah jauh-jauh datang dari Pulau Timor untuk melihat keadaan kami. Kami sangat terharu karena sejak gempa belum ada pihak dari luar yang datang langsung melihat kondisi kami,” kata Veronika dengan berlinang air mata.

Bagi warga, kehadiran YNS memiliki arti lebih dari sekadar bantuan logistik. Mereka merasa kembali mendapat perhatian dan memiliki tempat untuk menyampaikan kondisi yang mereka alami setelah bencana.

Dalam kunjungan tersebut, YNS menyerahkan bantuan berupa beras, mi instan, roti, air mineral, terpal, selimut dan obat-obatan kepada 21 kepala keluarga terdampak. Tim YNS juga membawa tenaga medis untuk memeriksa kondisi kesehatan warga.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus menguatkan mereka menghadapi masa pemulihan. Di tengah keterbatasan pascagempa, kehadiran YNS menjadi pengingat bagi warga Woedoa bahwa bantuan dan kepedulian masih terus datang dari berbagai penjuru.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026
Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN
Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui
Upaya Mediasi Buntu, Teldi Mooy Tempu Jalur Hukum Laporkan Penggelapan SHM di Polisi
KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional
ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun
Polres Kupang dan PN Oelamasi Rajut Komunikasi, Ikhtiar Merawat Integritas dan Keadilan 
Usman Husin Minta Pemutakhiran Bansos Diperkuat: Kondisi Riil Warga Jadi Acuan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:44

Polres Kupang Ukir Prestasi Nasional, Masuk Lima Besar Kompolnas Award 2026

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Keindahan Bougenville di Civic Center Oelamasi, Jejak Sunyi Seorang ASN

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Turun ke Lapangan, Usman Husin Temukan Data Penerima Bantuan Beras Perlu Diperbarui

Rabu, 16 September 2026 - 00:30

KADIN NTT Dorong FTZ, Bidik Lompatan Ekonomi dan Pasar Internasional

Selasa, 15 September 2026 - 10:21

ITB Hadirkan Alat Monitoring Lingkungan di Batnun

Berita Terbaru

Suasana guru & murid; ft: Roni

Opini

Ruang Kelas: Laboratorium Peradaban

Kamis, 17 Sep 2026 - 04:28

Konten tidak bisa disalin.