Bupati Yosef Lede Tegur ASN yang Rajin Kritik di Medsos tapi Malas Masuk Kerja

Sabtu, 22 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H

Bupati Kupang, Yosef Lede, S.H

KUPANG — Bupati Kupang Yosef Lede menegur keras aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinilai lebih aktif di media sosial daripada menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

Teguran itu disampaikan Yosef saat memimpin Apel Akbar ASN dan PPPK Pemerintah Kabupaten Kupang di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kupang, Kamis (21/8). Ia menyoroti adanya pegawai yang disebut tidak masuk kerja selama berminggu-minggu, tetapi tetap aktif menyampaikan kritik terhadap pemerintah melalui media sosial.

Yosef mengaku memantau aktivitas media sosial sejumlah pegawai dan mencocokkannya dengan daftar kehadiran. Menurut dia, terdapat pegawai yang tidak hadir bekerja selama dua hingga tiga minggu, namun tetap aktif membuat unggahan yang berisi kritik hingga cacian terhadap pemerintah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menilai sikap tersebut tidak mencerminkan profesionalisme dan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Ia meminta seluruh ASN dan PPPK lebih mengutamakan kehadiran, disiplin, serta pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Yosef juga mengingatkan pegawai agar tidak mudah mempercayai informasi atau isu yang beredar di grup percakapan maupun media sosial. Jika terdapat persoalan dalam pekerjaan, aparatur diminta menyampaikannya melalui jalur komunikasi resmi kepada pimpinan.

“Kalau ada apa-apa, Bapak dan Ibu punya pemimpin. Ada media untuk lapor kepada Bupati, kita jawab semua. Medsos belum tentu menyelesaikan masalah,” tegas Yosef.

Ia menegaskan kedisiplinan, dedikasi dan kinerja nyata harus menjadi prioritas setiap aparatur Pemkab Kupang. Menurutnya, pelayanan yang baik kepada masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar menyampaikan kritik melalui media sosial.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dirreskrimsus Polda NTT Telusuri Rantai Distribusi Beras Ubur-Ubur, HET Jadi Perhatian
REI NTT Proyeksikan Kontribusi Ekonomi Rp100 Miliar per Tahun
Malam Pun Kerja!! PT Cahaya Berlian Jaya Abadi Berpacu Waktu di Jalan Ikan Foti
Usman Husin Desak Pelaku Penyelewengan 600 Ton Beras Ditindak Tegas
FESET USIF MA’NAI 2026, Upaya Kabupaten Kupang Merawat Sejarah dan Identitas Leluhur
Membangun Kabupaten Kupang dari akar Kebudayaannya
Nyanian Sion di Tanah yang Bernapas
Bupati Kupang Dorong Tenaga Kerja Lokal Kuasai Keterampilan Konstruksi Baja Ringan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 23:28

Dirreskrimsus Polda NTT Telusuri Rantai Distribusi Beras Ubur-Ubur, HET Jadi Perhatian

Jumat, 6 November 2026 - 22:29

REI NTT Proyeksikan Kontribusi Ekonomi Rp100 Miliar per Tahun

Jumat, 6 November 2026 - 15:57

Malam Pun Kerja!! PT Cahaya Berlian Jaya Abadi Berpacu Waktu di Jalan Ikan Foti

Kamis, 5 November 2026 - 04:39

Usman Husin Desak Pelaku Penyelewengan 600 Ton Beras Ditindak Tegas

Selasa, 3 November 2026 - 08:03

FESET USIF MA’NAI 2026, Upaya Kabupaten Kupang Merawat Sejarah dan Identitas Leluhur

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.