Dengar Keluhan Petani Daleholu, Usman Husin Dorong Penguatan Infrastruktur Pertanian

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin serap aspirasi petani di Kabupaten Rote Ndao.

Anggota DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin serap aspirasi petani di Kabupaten Rote Ndao.

ROTE NDAO, – Ratusan petani di Desa Daleholu, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, memanfaatkan momentum pertemuan bersama Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB Dapil NTT II, Usman Husin, untuk menyampaikan berbagai kebutuhan sektor pertanian yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (1/7/2026) di Dusun Tutus, RT 04/RW 01, Kampung Fafalu, itu berlangsung hangat dan penuh dialog. Warga secara terbuka menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, mulai dari keterbatasan alat mesin pertanian hingga kebutuhan infrastruktur pendukung bagi peningkatan produktivitas lahan.

Dalam kesempatan tersebut, Usman Husin mengatakan kehadirannya bukan sekadar agenda reses, melainkan untuk memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan melalui kewenangan yang dimilikinya di DPR RI. Menurutnya, masyarakat Rote Ndao selama ini menginginkan adanya keterwakilan putra daerah yang benar-benar hadir dan memperjuangkan kebutuhan mereka di tingkat nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini masyarakat Rote terus berharap ada wakil yang mampu membawa dan memperjuangkan aspirasi mereka di DPR RI. Saya ingin memastikan suara itu benar-benar sampai dan diwujudkan dalam bentuk program nyata,” ujar Usman.

Ia menilai sektor pertanian harus menjadi perhatian utama karena sebagian besar masyarakat Rote Ndao menggantungkan hidup pada bidang tersebut. Menurutnya, lebih dari 90 persen penduduk di daerah itu berprofesi sebagai petani sehingga berbagai program pemerintah harus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Usman juga menilai kondisi geografis Rote Ndao sangat potensial untuk pengembangan komoditas kelapa sebagai tanaman jangka panjang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Karena itu, ia mengaku terus mendorong berbagai bantuan bagi petani melalui program aspirasi.

Ia mengungkapkan, pada 2025 sebanyak 15 ribu bibit kelapa telah disalurkan ke wilayah Rote Selatan. Sementara pada tahun ini, melalui program aspirasi, bantuan puluhan unit traktor roda dua dan roda empat kembali dialokasikan untuk kelompok-kelompok tani di Kabupaten Rote Ndao.

“Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani. Yang terpenting, para petani tetap fokus mengelola lahan karena sektor pertanian memiliki masa depan yang baik,” katanya.

Dalam dialog tersebut, masyarakat Desa Daleholu juga menyampaikan kebutuhan mendesak berupa traktor roda dua untuk menggarap areal persawahan yang mencapai puluhan hektare. Menanggapi aspirasi itu, Usman menyatakan akan memperjuangkan bantuan sumur bor lengkap beserta sarana pendukungnya untuk memenuhi kebutuhan air pertanian di desa tersebut.

Ia menegaskan seluruh bantuan pemerintah diberikan secara transparan tanpa pungutan biaya. Dana bantuan, kata dia, akan langsung disalurkan ke rekening kelompok tani agar dikelola secara mandiri sesuai ketentuan yang berlaku.

“Syaratnya dokumen kelompok tani harus lengkap. Tidak ada pungutan dalam proses bantuan. Dana langsung masuk ke rekening kelompok tani dan dikelola oleh petani sendiri. Saya yakin masyarakat Desa Daleholu mampu memanfaatkan bantuan ini secara tepat sasaran,” tegas Usman.

Melalui pertemuan itu, Usman berharap sinergi antara pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai program pemberdayaan pertanian dapat berjalan efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Rote Ndao.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.