AMARASI TIMUR — Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan perayaan. Di Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, semangat tersebut diwujudkan dalam aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores.
Kapolsek Amarasi Timur, IPDA Fransiskus Xaverius Lanto, menginisiasi penggalangan dana kemanusiaan bagi korban gempa Flores di sela rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Amarasi Timur.
Aksi tersebut diawali dengan menyanyikan lagu rohani “Hidup Ini Adalah Kesempatan” yang dibawakan Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Ary Buraen, bersama para pendeta dan pastor yang hadir. Suasana kemudian dilanjutkan dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menunjukkan kepedulian melalui sumbangan sukarela.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebuah kotak amal disediakan sebagai wadah pengumpulan bantuan. Ajakan tersebut mendapat respons positif dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Camat Amarasi Timur, ASN, TNI dan Polri, tokoh masyarakat, guru, hingga siswa-siswi SD, SMP, SMA dan SMK.
Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Ary Buraen, memuji inisiatif Kapolsek Amarasi Timur tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana merupakan bentuk nyata cinta tanah air sekaligus cinta kepada sesama.
“Ini bukan saja sikap cinta tanah air, tetapi juga sikap cinta kepada sesama yang membutuhkan perhatian dan sentuhan dari sesama anak bangsa. Kita tidak saja bicara dan berdoa, tetapi harus memulainya dengan tindakan nyata,” ujar Ary.
Sementara itu, IPDA Fransiskus Xaverius Lanto menyampaikan terima kasih kepada Camat Amarasi Timur dan seluruh masyarakat yang secara sukarela ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Terima kasih untuk semuanya. Sungguh ini sudah sangat membantu saudara-saudara kita yang mengalami bencana gempa di Flores. Semoga bantuan ini dapat sedikit mengobati luka yang dialami saudara-saudara kita di sana,” ungkapnya.
Inisiatif Kapolsek Amarasi Timur tersebut menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat diisi dengan kepedulian sosial. Di tengah perayaan kemerdekaan, masyarakat Amarasi Timur memilih untuk berbagi dan menguatkan saudara sebangsa yang sedang menghadapi bencana.
Aksi sederhana tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong dan tindakan nyata untuk membantu sesama.***









