Kepala BPJN NTT Tinjau Titik Longsor dan Target Proyek Jalan Nasional di Trans Timor

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak Kepala BPJN NTT sedang melihat langsung kondisi titik longsor di jalur Timor Raya, Nusa Tenggara Timur.

Nampak Kepala BPJN NTT sedang melihat langsung kondisi titik longsor di jalur Timor Raya, Nusa Tenggara Timur.

KUPANG,- Janto kembali menunjukkan gaya kerja cepat dan pengawasan langsung di lapangan. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Nusa Tenggara Timur (BPJN NTT) itu melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kabupaten di Pulau Timor untuk memastikan progres pembangunan jalan dan jembatan Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai target.

Dalam kunjungan yang berlangsung sejak awal pekan tersebut, Janto bersama jajaran teknis BPJN NTT turun langsung meninjau titik-titik pekerjaan preservasi jalan nasional, penanganan longsor, hingga pembangunan jembatan yang sedang berlangsung di beberapa wilayah strategis di daratan Timor.

Kepada media, Rabu (13/5/2026), Janto menegaskan pengawasan lapangan menjadi langkah penting untuk memastikan mutu pekerjaan tetap terjaga dan seluruh proyek dapat diselesaikan tepat waktu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin melihat langsung kondisi riil di lapangan. Pengawasan seperti ini penting agar pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi, tepat mutu, tepat waktu, dan tetap menjaga semangat kerja seluruh tim di lapangan,” tegas Janto.

Menurutnya, kehadiran pimpinan langsung di lokasi pekerjaan bukan hanya bagian dari kontrol teknis, tetapi juga bentuk motivasi bagi para pelaksana proyek dan mitra kerja agar tetap menjaga kualitas pembangunan infrastruktur nasional di NTT.

Dalam kunjungan tersebut, Janto juga meninjau sejumlah titik longsoran di ruas jalan nasional yang membutuhkan penanganan lanjutan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa BPJN NTT saat ini memprioritaskan penyelesaian pekerjaan yang telah terkontrak pada Tahun Anggaran 2026.

“Untuk sementara kami fokus menyelesaikan pekerjaan yang sudah masuk kontrak. Sedangkan titik longsor baru yang muncul akan diusulkan penanganannya pada periode anggaran berikutnya,” jelasnya.

Sikap cepat tanggap BPJN NTT dalam memantau kondisi jalan nasional di lapangan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga konektivitas antarwilayah di Pulau Timor, terutama menghadapi ancaman kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem dan longsor yang masih kerap terjadi di sejumlah titik.

Dalam agenda kunjungan tersebut, Janto juga menerima aspirasi dari Bupati Timor Tengah Utara, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, terkait kondisi ruas jalan Kefamenanu–Eban yang hingga kini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

Menanggapi hal itu, Janto menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten TTU dapat mengusulkan penanganan ruas tersebut melalui skema program Inpres Jalan Daerah (IJD) agar mendapat intervensi pembiayaan dari pemerintah pusat.

“Pemerintah daerah bisa menyampaikan permohonan resmi melalui BPJN NTT untuk diusulkan dalam program Inpres Jalan Daerah. Ini menjadi salah satu solusi percepatan penanganan ruas-ruas prioritas di daerah,” ujarnya.

Kunjungan kerja Kepala BPJN NTT kali ini turut didampingi para pejabat struktural BPJN NTT, kepala seksi, kepala satuan kerja, para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta jajaran pelaksana dan mitra kerja di lapangan.

Langkah turun langsung ke lokasi pekerjaan tersebut memperlihatkan komitmen BPJN NTT dalam memastikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Nusa Tenggara Timur berjalan efektif, terukur, dan memberi dampak nyata bagi konektivitas masyarakat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.