KUPANG, — Tim Taekwondo Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat prestasi di tingkat nasional setelah meraih Juara Umum II pada Kejuaraan Nasional Taekwondo Piala Panglima TNI 2026 yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, 18–20 September 2026. Pencapaian tersebut menempatkan Polda NTT di bawah Tim Pelatnas Garuda Bhayangkara Presisi Mabes Polri dalam kategori TNI-Polri.
Prestasi tersebut lahir dari penampilan empat atlet Polda NTT yang berhasil membawa pulang satu medali emas dan tiga medali perak. Medali emas dipersembahkan Bripda Davidson Latuparisa pada kelas Under 68 kilogram, sementara tiga medali perak masing-masing diraih Bripda Igor Tong di kelas Under 80 kilogram, Bripda Intan Putri di kelas Under 62 kilogram, dan Bripda Mayshela di kelas Under 57 kilogram.
Di balik raihan tersebut, tim Polda NTT berada di bawah arahan pelatih AKP Yance Y. Kadiaman dengan didampingi Briptu Paskal Sabon. Keduanya mengawal persiapan dan penampilan para atlet hingga mampu bersaing di ajang nasional yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah dan institusi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan itu mendapat apresiasi dari Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. Pimpinan Polda NTT menyampaikan penghargaan atas perjuangan para atlet dan pelatih yang dinilai telah menunjukkan disiplin serta semangat bertanding hingga mampu membawa nama Polda NTT ke podium nasional.
Dukungan pimpinan juga disebut menjadi bagian dari perjalanan tim menuju capaian tersebut. Pembinaan dilakukan di bawah binaan Dirreskrimsus Polda NTT Kombes Pol. F.X. Irwan Arianto, S.I.K., M.H., yang juga menjabat Ketua Komite Olahraga Polri (KOP) cabang olahraga Taekwondo. Dukungan tersebut diarahkan tidak hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga membangun pembinaan olahraga di lingkungan Polda NTT.
Bagi para atlet, Kejurnas Piala Panglima TNI 2026 bukan sekadar perebutan medali. Kejuaraan tersebut menjadi ruang untuk menambah pengalaman bertanding, mengukur kemampuan di level nasional, sekaligus mematangkan mental menghadapi kompetisi yang lebih besar. Raihan di Surabaya pun menjadi bagian dari persiapan menuju agenda olahraga nasional berikutnya, termasuk proses seleksi PON 2028.
Dengan empat medali yang dibawa pulang, Taekwondo Polda NTT kini memiliki modal penting untuk melanjutkan pembinaan. Prestasi Davidson, Igor, Intan, dan Mayshela sekaligus menunjukkan bahwa personel kepolisian tidak hanya menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga mampu berkompetisi dan mengukir prestasi di arena olahraga nasional.Alternatif judul***









