Ketika Proyek BPJN NTT Ditangani Kontraktor yang Tepat, Jalan Raknamo dan Taruhan Kualitas

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alat berat bekerja dalam salah satu tahapan pembangunan Jalan Akses Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, NTT.

Alat berat bekerja dalam salah satu tahapan pembangunan Jalan Akses Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, NTT.

Penulis: Chris M. Bani, S.H

KUPANG,- Bagi masyarakat desa, jalan bukan sekadar bentangan aspal yang menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya. Jalan adalah akses menuju pasar, penghubung antara hasil kebun dan pembeli, sekaligus penentu seberapa mudah warga menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari. Di Desa Raknamo, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pembangunan jalan akses sepanjang 2,7 kilometer diharapkan menjawab kebutuhan tersebut.

Pembangunan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 itu kini memasuki tahap penyelesaian. Hingga Rabu, 23 September 2026, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 80 persen. Dengan nilai kontrak Rp11.248.333.000, proyek ini bukan pekerjaan kecil. Ada tanggung jawab besar yang melekat di dalamnya, yakni memastikan anggaran negara benar-benar menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paket Peningkatan Jalan Akses Desa Raknamo dikerjakan oleh PT HMN dengan masa pelaksanaan 180 hari kalender. Sementara pengawasan pekerjaan dipercayakan kepada konsultan pengawas PT Directatama Karya KSO PT Geometrik Selaras Konsultan. Keterlibatan pelaksana dan pengawas menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan, spesifikasi teknis, serta standar mutu yang dipersyaratkan.

Dalam beberapa pemberitaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi NTT pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, Paul Zakarias Hugo, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pekerjaan di lapangan berjalan sangat baik dan dapat diselesaikan sebelum batas akhir masa kontrak.

Pernyataan tersebut memberikan gambaran bahwa pekerjaan telah memasuki fase penting menuju penyelesaian. Namun, dalam pembangunan infrastruktur publik, kecepatan tidak seharusnya berdiri sendiri sebagai ukuran keberhasilan. Target waktu memang perlu dijaga, tetapi kualitas konstruksi tetap menjadi fondasi utama. Jalan yang selesai lebih cepat hanya akan bernilai apabila mampu digunakan dengan aman, nyaman, dan bertahan sesuai umur rencana.

Hal itu menjadi semakin penting karena jalan akses desa memiliki hubungan langsung dengan kehidupan ekonomi masyarakat. Bagi petani, kelancaran jalan dapat menentukan kemudahan membawa hasil panen dari kebun menuju titik pengumpulan, pasar, maupun pembeli. Akses yang baik juga berpotensi membantu mengurangi hambatan distribusi, terutama ketika kendaraan harus melintasi ruas jalan dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Besarnya manfaat tersebut tentu bergantung pada kondisi jalan, pola distribusi, serta kebutuhan nyata masyarakat setempat.

Karena itu, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian hingga tahap akhir. Menurut keterangan PPK, pembangunan ini tidak hanya mencakup pengaspalan badan jalan, tetapi juga penanganan sejumlah bagian pendukung untuk memastikan jalan tetap aman dan berfungsi dengan baik, terutama ketika terjadi aliran air. Saluran dan penanganan drainase yang memadai, misalnya, menjadi elemen penting agar air tidak merusak badan jalan dan mengurangi usia layanan infrastruktur. Pengawasan mutu, ketepatan spesifikasi, serta pemeriksaan hasil pekerjaan perlu berjalan seiring dengan upaya mengejar target penyelesaian.

Ukuran keberhasilan Jalan Akses Desa Raknamo tidak berhenti pada angka progres 80 persen atau nilai kontrak Rp11,24 miliar. Ukuran yang lebih penting adalah manfaat yang dirasakan warga setelah jalan digunakan. Apakah petani lebih mudah mengangkut hasil produksi? Apakah perjalanan menuju pasar menjadi lebih lancar? Apakah akses masyarakat tetap aman ketika hujan datang? Pertanyaan-pertanyaan itu menjadi bagian dari penilaian publik terhadap keberhasilan pembangunan.

Di sinilah pembangunan infrastruktur menemukan maknanya yang sesungguhnya. Anggaran negara tidak sekadar menghasilkan jalan yang selesai dikerjakan, tetapi harus menghadirkan akses yang layak, berfungsi, dan memberi nilai tambah bagi kehidupan masyarakat. Jalan Raknamo diharapkan menjadi penghubung yang memperkuat aktivitas pertanian, membuka peluang ekonomi, dan mengurangi hambatan mobilitas warga.

Dengan target penyelesaian yang terus dikejar sejak awal kerja, pekerjaan di Raknamo kini memasuki fase akhir. Setelah konstruksi dinyatakan selesai dan memenuhi persyaratan, tantangan berikutnya adalah memastikan jalan itu dirawat dan dimanfaatkan secara optimal. Sebab, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat jalan dibangun, melainkan oleh seberapa lama kualitasnya bertahan dan seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat. Bagi petani Raknamo, harapan itu sederhana tetapi mendasar: jalan yang baik harus membuat pekerjaan lebih mudah, distribusi lebih lancar, dan hasil pertanian memiliki peluang lebih besar untuk sampai ke pasar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dirreskrimsus Polda NTT Telusuri Rantai Distribusi Beras Ubur-Ubur, HET Jadi Perhatian
REI NTT Proyeksikan Kontribusi Ekonomi Rp100 Miliar per Tahun
Malam Pun Kerja!! PT Cahaya Berlian Jaya Abadi Berpacu Waktu di Jalan Ikan Foti
Usman Husin Desak Pelaku Penyelewengan 600 Ton Beras Ditindak Tegas
FESET USIF MA’NAI 2026, Upaya Kabupaten Kupang Merawat Sejarah dan Identitas Leluhur
Membangun Kabupaten Kupang dari akar Kebudayaannya
Nyanian Sion di Tanah yang Bernapas
Bupati Kupang Dorong Tenaga Kerja Lokal Kuasai Keterampilan Konstruksi Baja Ringan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 23:28

Dirreskrimsus Polda NTT Telusuri Rantai Distribusi Beras Ubur-Ubur, HET Jadi Perhatian

Jumat, 6 November 2026 - 22:29

REI NTT Proyeksikan Kontribusi Ekonomi Rp100 Miliar per Tahun

Jumat, 6 November 2026 - 15:57

Malam Pun Kerja!! PT Cahaya Berlian Jaya Abadi Berpacu Waktu di Jalan Ikan Foti

Kamis, 5 November 2026 - 04:39

Usman Husin Desak Pelaku Penyelewengan 600 Ton Beras Ditindak Tegas

Selasa, 3 November 2026 - 08:03

FESET USIF MA’NAI 2026, Upaya Kabupaten Kupang Merawat Sejarah dan Identitas Leluhur

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.