Kunjungan Anggota DPR RI Usman Husen Bawa Harapan bagi Masyarakat Pakubaun

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Usman Husen bagikan anakan pohon kepada masyarakat Pakubaun, Amarasi Timur.

Anggota DPR RI Usman Husen bagikan anakan pohon kepada masyarakat Pakubaun, Amarasi Timur.

Kupang-CMBN,- Di penghujung tahun 2025, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, kedatangan tamu istimewa, Usman Husen, Anggota DPR RI Komisi IV. Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Desa Pakubaun dan masyarakat, yang berharap dapat membawa angin segar bagi desa mereka.

Dalam ruang dialog, Kepala Desa Pakubaun, Bildat Runesi menyampaikan beberapa poin penting terkait masalah lahan dan pekarangan masyarakat Dusun I dan II. Lahan yang dihuni oleh kurang lebih 80 KK ini masih dikategorikan sebagai kawasan sona merah Kehutanan, sehingga masyarakat belum memiliki sertifikat tanah.

“Selain warga, juga ada beberapa fasilitas publik seperti gedung sekolah seperti SD, SMP, Paroki dan gereja Protestan. Pertanahan belum bisa berani melakukan pengukuran dengan alasan Kawasan Kehutanan. Hal ini membuat masyarakat merasa tidak memiliki kepastian atas lahan yang mereka huni,” jelas Kepala Desa Pakubaun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bildat menjelaskan, pada tahun 2021 dan 2025, Dinas Kehutanan Provinsi NTT dan lembaga terkait melakukan survei untuk pembebasan lahan, namun sampai saat ini belum ada titik terang tentang SK pembebasan. Masyarakat dan Pemdes Pakubaun berharap Usman Husen dapat memperjuangkan masalah ini melalui mitra kerjanya.

Kehadiran Bapak Usman Husen juga disambut dengan pembagian 1000 pohon Nangka dan Mangga kepada masyarakat. “Terima kasih atas kerja baik dan kerja nyata ini,” ucap Kepala Desa Pakubaun.

Masyarakat Pakubaun berharap kunjungan ini dapat membawa hasil positif bagi desa mereka. “Kami hanya ingin memiliki kepastian atas lahan yang kami huni,” kata salah satu warga.

Sedangkan Anggota DPR RI, Usman Husen mendengarkan dengan seksama dan berjanji akan membantu memperjuangkan masalah ini. “Kami akan meminta klarifikasi dari dinas dan juga lembaga terkait sejauh mana prosesnya dan mengapa belum ada SK,” katanya.

Usman Husen juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak mereka. “Kita harus bersatu dan berjuang bersama untuk mencapai tujuan kita,” katanya.

Dengan semangat ini, masyarakat Pakubaun berharap masalah lahan tersebut dapat segera terpecahkan. Kunjungan politikus PKB tersebut diakhiri dengan harapan baru bagi Desa Pakubaun. Semoga masalah lahan dapat segera terpecahkan dan masyarakat dapat memiliki kepastian atas lahan yang mereka huni.(*CMB01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.