Memerdekakan: Unit, Guru dan Murid Pendidikan

Rabu, 20 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikbud, Nadiem Makarim

Mendikbud, Nadiem Makarim

Memerdekakan: Unit, Guru dan Murid Pendidikan

 
 
Satu pernyataan menarik yang diucapkan Mendikbud, Nadiem Makarim pada Milad 107 Muhammadyah tentang memerdekakan unit pendidikan, memerdekakan guru pendidikan dan memerdekakan murid pendidikan. Pernyataan ini dilecutkan sebagai satu inovasi yang kiranya menjadi jargon baru di dunia pendidikan NKRI.
 
Bagi saya sebagai guru yang berpengetahuan dan kompetensi yang belum seberapa baiknya, rasanya jargon ini patut mendapat perhatian sepanjang masa kepemimpinan sang Mendikbud Nadiem Makarim.
 
Jujur. Saya telah mencoba menelusuri artikel-artikel terkait di media dalam jaringan. Di semua media belum memunculkan konsep dasar dari ide yang inovatif ini. Berhubung kata kunci dari pernyataan sang mendikbud adalah memerdekakan. Apakah ini akan bermakna:
 
  1. Point pertama, memberi peluang seluas-luasnya kepada dunia pendidikan dasar dan menengah (PAUD/TK, SD, SMP, SMA/K, sederajat) untuk berkiprah secara lebih liberal (merdeka?) dengan melakukan segala hal menyangkut isi kurikulum, dan pemerintah (dhi.kemendkbud, dan jajaran birokrasi pendidikan) hanya berada di area melegalformalkan? Apakah memerdekakan di sini dapat diartikan sebagai kemerdekaan mengurus diri sendiri sambil berusaha menggandeng unit-unit sejenjang dalam tukar-menukar kreasi dan inovasi yang mengarah pada percepatan proses belajar yang muaranya adalah kualitas out put?
  2. Point kedua, memerdekakan guru pendidikan pun perlu kajian komprehensif. Apa maknanya? Jika disederhanakan, mungkinkah guru akan memiliki kesempatan seluas-luasnya untuk menyiapkan dan menyajikan materi ajar, tanpa terbeban dengan segala regulasi, termasuk regulasi kenaikan pangkat, golongan dan ruang yang seakan memberatkan? Mungkinkah memerdekakan guru pendidikan itu dimaknai sebagai memberi peluang para guru untuk mengajar hanya dengan acuan tertentu saja. Misalkan, di daerah pantai maka muatan kurikulum yang disiapkan unit pendidikan di semua jenjang harus mengarah pada kondisi dan situasi riil lingkungan alam dan sosial di sana?
  3. Point ketiga, memerdekakan murid pendidikan. Apa maknanya? Apakah murid/siswa/peserta didik akan merdeka menemukan sendiri muatan materi yang disajikan guru? Atau merdeka yang seperti apa?
 
Sungguh suatu pernyataan yang mengundang rasa untuk terus mengikuti perkembangan dan realisasinya oleh para ahli yang berada di balik layar sana untuk mentransfer ide inovatif ke dalam realisasi-realisasi program kementerian pendidikan dan kebudayaan.
 
Mari dunia pendidikan, kita menantikan kabar baru dari kemendikbud yang menggunakan term memerdekakan.
 
Heronimus Bani
Kupang, 20 November 2019
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir
Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:42

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.