Pilkada Serentak, TERKINI Mengajarkan Makna Perjuangan Dalam Bingkisan Demokrasi

Rabu, 2 Agustus 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang-infontt.com,- TERKINI (Selvester M. Banfatin dan Johannis Silvester Ottemoesoe) salah satu paket yang akan ikut bertarung dalam pesta demokrasi 2018, khususnya di Kabupaten Kupang. Dalam tulisan kali ini TERKINI ingin mengulas sedikit mengenai makna perjuangan dalam momentum Pilkada. TERKINI selalu berharap agar elit politik harus mampu memaknai kompetisi politik dalam pilkada secara dewasa. Mampu menjujung sikap sportif dengan mengedepankan fair play, sehingga akan dapat menepis kegaduhan yang muncul kepermukaan. Kekalahan dan kemenangan adalah akibat dari perjuangan itu sendiri. Bila mampu menyikapi dengan dewasa, maka akan memberi dampak positif atas terselenggaranya pilkada lebih berkualitas. Mampu mengedepankan sikap jujur, transparan, acountable, dan adil, akan memberi nilai tambah yang maksimal atas terselenggaranya pilkada. Bagaimana elit politik mampu memberi peran secara utuh, sehingga menggunggah iklim kondusif yang kuat terbangun ditengah masyarakat.

Menurut TERKINI, pilkada yang bermartabat harus mampu melahirkan pemimpin yang terhormat, sehingga tidak sia-sia dalam menyikapi kekalahan dan kemenangan itu sendiri. Bila ujung-ujungnya hanya mengedepankan kekuasaan yang diraih, maka segala jalan pintas pun akan dianggap pantas karena sudah terjebak oleh sikap serakah mau menang sendiri. Sikap elit politik seperti ini cenderung tidak matang dalam berpolitik.

Kualitas dalam penyelengaraan pilkada sangat tergantung pada perilaku elit politik itu sendiri. Bila perilaku elit politik mampu menjadi figur panutan yang mumpuni, maka partisipasi politik masyarakat dalam pilkada akan dapat berjalan lebih baik. Munculnya figur yang sportif, berjiwa besar akan menjadi magnet bagi rakyat dapat berpartisipasi secara dewasa. Munculnya rasa damai dengan menerima hasil pilkada sebagai kemenangan bersama, saling bergandeng tangan dengan menghargai pilihan rakyat secara bijak akan melahirkan pemimpin yang mumpuni.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jiwa keteladanan yang lahir dari komitmen politik bersama secara dewasa akan mampu menepis kegaduhan yang muncul. Mampu menciptakan keseimbangan politik antara kekuatan/kecerdasan politik rakyat dengan kualitas pemimpin yang tampil akan meredam segala perilaku yang memalukan. Keseimbangan antara supply and demmand ini, akan mampu menekan disharmonisasi hubungan yang terjal antara kedewasaan atau kecerdasan politik rakyat dengan kualitas pemimpin yang tampil sebagai pemenang.

Kedewasaan sikap menerima kekalahan sebagai bagian dari kelebihan pihak lawan, adalah sikap yang dewasa. Mampu mengevaluasi kelemahan sebagai kekuatan baru akan melahirkan perjuangan berikutnya yang lebih siap. Menerima kekalahan hindari sikap saling menyalahkan, sikap cemas, takut, minder. Sementara itu sikap pemenang atau juara harus mempunyai mental tahan terhadap cobaan yang selalu menghadang. Kedewasaan sikap elit politik sangat ditentukan oleh kecerdasan menghadapi setiap permasalahan yang ada. Cobaan adalah bagian dari bentuk pematangan diri untuk mampu tampil lebih kuat.

Kebesaran jiwa elit politik menerima kekalahan, dan memberi ucapan kemenangan rivalnya secara legowo sangat berpengaruh dalam menjaga ketertiban masyarakat. Elit politik yang bertanggung jawab tidak akan membiarkan pendukungnya melakukan tindakan anarkis dalam menyikapi kekalahan dalam pilkada. Bagaimana mampu menanamkan kekalahan dan kemenangan dalam sebuah kompetisi politik sebagai hal yang wajar. Sikap ksatria elit politik menerima kekalahan dan kemenangan secara bijak adalah bagian dari pendidikan politik yang mendewasakan. Kualitas perjuangan itu sangat memberi dampak pada kualitas terhadap hasil akhir. Jangan terlalu membanggakan kemenangan dan merendahkan/meremehkan yang kalah. Bagaimana sang juara kedepannya harus mampu merangkul yang kalah sebagai bagian dari perjuangan politik pilkada yang lebih bermartabat dalam mencapai kesejahteraan rakyat yang seutuhnya. Salam Persaudaraan dan perubahan…

*(TERKINI)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa
Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir
Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:49

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa

Senin, 28 September 2026 - 22:42

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.