PUPR NTT Perkuat Penanganan Pascagempa Manggarai, 25 Tandon Air Disalurkan

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran tandom air di Kecamatan Ruteng.

Penyaluran tandom air di Kecamatan Ruteng.

KUPANG,- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkuat dukungan terhadap masyarakat Kabupaten Manggarai yang terdampak gempa bumi dengan memastikan kebutuhan dasar, khususnya air bersih, tetap terpenuhi selama masa pemulihan.

Menindaklanjuti arahan Gubernur NTT terkait perpanjangan masa tanggap darurat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT kembali turun ke lapangan. Pada 21–27 September 2026, Dinas PUPR NTT menyalurkan 25 unit tandon air lengkap dengan selang kepada warga di sejumlah wilayah terdampak.

Kepala Dinas PUPR NTT, Ir. Benyamin Nahak, M.T., mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih di tengah kondisi pascabencana. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal yang harus mendapat perhatian selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, selama masa tanggap darurat dan pemulihan, pemerintah harus memastikan kebutuhan tersebut tetap tersedia bagi warga terdampak,” kata Benyamin.

Penyaluran bantuan dilakukan pada 12 titik di enam kecamatan. Rinciannya, tiga unit tandon disalurkan di Kecamatan Ruteng, enam unit untuk wilayah Kecamatan Cibal dan Cibal Timur, serta empat unit di Kecamatan Reok Barat. Sementara itu, 12 unit lainnya disalurkan melalui posko BNPB yang berada di Reo, Wae Ri’i, dan Cancar untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Benyamin menegaskan, penanganan pascabencana membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, pemerintah desa, BNPB dan unsur terkait lainnya. Karena itu, koordinasi di lapangan terus diperkuat agar bantuan yang disalurkan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan digunakan secara optimal.

“Pemerintah hadir untuk memastikan proses pemulihan berjalan dan masyarakat tidak menghadapi situasi ini sendirian. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada warga, pemerintah desa dan BNPB yang telah bekerja sama dengan baik di lapangan,” ujar Benyamin.

Menurutnya, dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat akan terus menjadi bagian penting dalam penanganan dampak gempa di Manggarai.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

FTZ Indonesia–Timor-Leste Jadi Peluang Besar, KADIN NTT Temui Gubernur Melki
Gubernur NTT Jajaki Pengembangan Bioethanol Berbasis Komoditas Lokal
Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa
Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:21

FTZ Indonesia–Timor-Leste Jadi Peluang Besar, KADIN NTT Temui Gubernur Melki

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:14

Gubernur NTT Jajaki Pengembangan Bioethanol Berbasis Komoditas Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:04

PUPR NTT Perkuat Penanganan Pascagempa Manggarai, 25 Tandon Air Disalurkan

Rabu, 30 September 2026 - 03:49

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi oleh AI

Budaya

Ketika perempuan membuka tanah, harapan pun dimulai

Kamis, 1 Okt 2026 - 00:12

Konten tidak bisa disalin.