Dari Proyek Mangkrak ke Produktif: Strategi Baru Gubernur NTT

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

KUPANG,- Dalam sebuah rapat strategis bersama seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan pesan tegas: pembangunan tidak boleh berhenti di tengah jalan.

Di hadapan para kepala OPD, ia menyoroti sejumlah proyek yang hingga kini belum tuntas atau belum memberikan dampak optimal bagi masyarakat. Baginya, setiap program yang telah menghabiskan anggaran negara harus dipastikan memberi manfaat nyata, bukan sekadar menjadi catatan administrasi.

Momentum rapat tersebut menjadi titik balik. Gubernur Melki Laka Lena meminta seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek lama, termasuk yang dimulai pada masa kepemimpinan gubernur sebelumnya. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan, bukan sekadar memulai program baru tanpa menyelesaikan yang lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta semua OPD untuk cek kembali program yang sedang berjalan, maupun yang sudah ada sebelumnya. Kita evaluasi bersama setiap proyek yang mangkrak atau tidak diurus, lalu kita putar kembali agar bisa memberi manfaat,” tegasnya dalam rapat pimpinan OPD, 25 Maret 2025.

Menurutnya, proyek yang terbengkalai bukan hanya soal kerugian anggaran, tetapi juga hilangnya peluang ekonomi bagi masyarakat. Infrastruktur yang tidak dimanfaatkan, kata dia, sama saja dengan potensi yang terkunci dan tidak memberi nilai tambah bagi daerah.

Karena itu, ia mendorong pendekatan baru dalam penyelesaian proyek, termasuk membuka peluang kerja sama dengan pihak luar. Kolaborasi dinilai menjadi kunci untuk menghidupkan kembali proyek-proyek yang stagnan, sekaligus mempercepat pemanfaatannya bagi publik.

Dengan langkah evaluasi dan kolaborasi ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap proyek-proyek yang sempat terhenti dapat kembali bergerak. Lebih dari itu, kebijakan ini diharapkan menjadi fondasi untuk memastikan setiap pembangunan benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kolaborasi PERADI Oelamasi–Unika Kupang lewat PKPA, Cetak Advokat Berintegritas
Ketika Melki-Johni Berhasil Ubah Nasib Lewat Pendidikan: Lolosnya 3.003 Siswa SNBP 2026
Gubernur NTT Benahi Tambang Noelmina, Tekankan Keadilan dan Transparansi
Kadis PUPR NTT wakili Gubernur pada Rakernas ASPERAPI, Dorong Sinergi Event dan Investasi Daerah
PGRI NTT Temui Gubernur, Bahas Hardiknas 2026 dan Perkuat Kolaborasi Pendidikan
Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 05:38

Kolaborasi PERADI Oelamasi–Unika Kupang lewat PKPA, Cetak Advokat Berintegritas

Minggu, 19 April 2026 - 06:15

Ketika Melki-Johni Berhasil Ubah Nasib Lewat Pendidikan: Lolosnya 3.003 Siswa SNBP 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 07:28

Gubernur NTT Benahi Tambang Noelmina, Tekankan Keadilan dan Transparansi

Sabtu, 18 April 2026 - 03:43

Kadis PUPR NTT wakili Gubernur pada Rakernas ASPERAPI, Dorong Sinergi Event dan Investasi Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 06:21

PGRI NTT Temui Gubernur, Bahas Hardiknas 2026 dan Perkuat Kolaborasi Pendidikan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.