Solidaritas dari Timor, Pemkab Kupang Salurkan Rp500 Juta untuk Korban Gempa Flores

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kupang didampingi Direktur Utama Bank NTT Cabang Oelamasi membuka donasi dengan Gerakan Sepuluh Ribu bagi seluruh masyarakat yang ingin berkontribusi khususnya PNS dan PPPK lingkup Pemkab Kupang.

Bupati Kupang didampingi Direktur Utama Bank NTT Cabang Oelamasi membuka donasi dengan Gerakan Sepuluh Ribu bagi seluruh masyarakat yang ingin berkontribusi khususnya PNS dan PPPK lingkup Pemkab Kupang.

OELAMASI — Solidaritas antardaerah di Nusa Tenggara Timur kembali menguat setelah Pemerintah Kabupaten Kupang mengambil langkah konkret membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores.

Pemkab Kupang mengalokasikan dana hibah sebesar Rp500 juta sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan dan pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk ikut meringankan beban masyarakat di wilayah yang mengalami dampak gempa.

Bupati Kupang Yosef Lede mengatakan, bencana yang terjadi di Flores tidak dapat dipandang sebagai persoalan satu daerah semata. Menurutnya, masyarakat NTT memiliki ikatan sosial dan kemanusiaan yang kuat sehingga musibah di satu wilayah merupakan duka bersama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa menjadi bagian dari keutuhan masyarakat NTT. Ketika ada saudara kita yang tertimpa bencana, tentu kami ikut merasakan duka dan terpanggil untuk membantu,” ujar Yosef Lede saat menyampaikan keterangan di Oelamasi, Rabu (19/8).

Pernyataan tersebut disampaikan Yosef Lede bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius Sanam, Asisten III Juardi Dikson Selan, serta Kepala Bank NTT Cabang Oelamasi Yohanis Eduar Hede. Kehadiran jajaran tersebut sekaligus menandai dimulainya gerakan solidaritas yang melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat.

Di luar dukungan melalui anggaran daerah, Pemkab Kupang juga menggagas “Gerakan Gaspol” atau Gerakan Sepuluh Ribu. Gerakan tersebut membuka ruang bagi ASN dan PPPK di lingkungan Pemkab Kupang untuk berkontribusi secara sukarela sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Flores yang sedang menghadapi masa sulit.

Langkah solidaritas itu diperluas melalui kerja sama dengan Bank NTT. Pemkab Kupang menyiapkan dompet peduli bencana yang dapat dimanfaatkan masyarakat umum untuk memberikan bantuan, baik berupa dana maupun kebutuhan logistik bagi para penyintas.

Penggalangan bantuan direncanakan berlangsung selama satu bulan, sejalan dengan periode tanggap darurat bencana. Bantuan yang terkumpul nantinya akan dihimpun dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi NTT untuk selanjutnya didistribusikan ke daerah-daerah yang terdampak.

Bagi Yosef Lede, bantuan tersebut bukan semata-mata soal nilai nominal, melainkan pesan bahwa masyarakat NTT tidak berjalan sendiri ketika menghadapi bencana. Ia berharap dukungan bersama dapat mempercepat pemulihan kehidupan warga, termasuk perbaikan infrastruktur dan kembali bergeraknya aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terdampak.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.