KUPANG — Persaudaraan Beladiri Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dojo LBH Surya NTT menggelar latihan khusus yang mempertemukan kenshi senior dan junior, Jumat (4/9). Latihan tersebut difokuskan pada peningkatan disiplin, pembinaan mental, serta penguasaan teknik Shorinji Kempo.
Latihan dipimpin Simpai Andre Sole Dan IV (Yondan) bersama Ketua Dojo LBH Surya NTT, Simpai Herry FF Battileo, S.H., M.H., Dan I (Shodan). Sejumlah kenshi senior turut ambil bagian, di antaranya Andre Lado, S.H., Kyu II dan Rusydi S. Maga, S.H., Kyu I, bersama para kenshi junior dari berbagai tingkatan.
Simpai Andre Sole menegaskan, disiplin merupakan salah satu fondasi utama dalam latihan Shorinji Kempo. Menurut dia, seorang kenshi tidak hanya dituntut menguasai kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga memiliki sikap, tanggung jawab, pengendalian diri, serta kepatuhan terhadap tata tertib latihan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Shorinji Kempo bukan hanya soal kemampuan bela diri. Di dalam latihan ada proses pembentukan karakter, disiplin, pengendalian diri, dan penghormatan kepada sesama kenshi,” ujar Andre dalam arahannya.
Ia mengatakan, kedisiplinan harus dibangun melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, mulai dari kehadiran, kesiapan mengikuti latihan, kepatuhan terhadap instruksi pelatih hingga kesungguhan mempelajari setiap materi. Karena itu, disiplin dan penguasaan teknik harus berjalan beriringan dalam proses pembinaan kenshi.
Sementara itu, Simpai Herry FF Battileo menjelaskan, latihan khusus tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan pembinaan internal Dojo LBH Surya NTT. Menurut dia, pembinaan tidak cukup dilakukan melalui latihan rutin, tetapi juga membutuhkan evaluasi terhadap sikap, kedisiplinan, dan kemampuan teknik setiap kenshi.
Dalam proses evaluasi tersebut, terdapat kenshi yang dipanggil secara khusus untuk mendapatkan pembinaan. Bagi kenshi yang dinilai tidak memenuhi standar kedisiplinan, diberikan sanksi penurunan satu tingkat. Herry menegaskan, sanksi tersebut merupakan bagian dari pendidikan dan evaluasi, bukan untuk menjatuhkan kenshi.
“Yang kita butuhkan bukan hanya kenshi yang disiplin, tetapi juga kenshi yang benar-benar menguasai setiap teknik dengan baik. Peringkat harus menjadi cerminan dari proses latihan, kemampuan, sikap, dan tanggung jawab,” kata Herry.
Latihan bersama antara kenshi senior dan junior juga menjadi sarana transfer pengalaman sekaligus membangun rasa persaudaraan. Melalui pembinaan yang konsisten dan terarah, Dojo LBH Surya NTT berharap dapat mencetak kenshi yang memiliki keseimbangan antara kemampuan teknik, disiplin, mental, tanggung jawab, dan karakter, sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan PERKEMI NTT.***









