OEPOLI, UPTD Sekolah Dasar Negeri (SDN) Oepoli yang terletak di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, terus membenahi sarana dan prasarana belajar-mengajar. Berada di tapal batas darat yang berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor-Leste (RDTL), UPTD SDN Oepoli berperan penting sebagai garda depan pendidikan nasional.
Sebelum kegiatan rehabilitasi dilaksanakan, fasilitas fisik sekolah sempat mengalami penurunan kualitas akibat tergerus usia serta terbatasnya akses pemeliharaan berkala. Beberapa masalah yang dijumpai antara lain kondisi MCK yang kurang berfungsi optimal, cat pada enam ruang kelas yang mulai kusam dan mengelupas, lantai semen yang retak dan berlubang, hingga belum tersedianya pintu gerbang untuk menjamin keamanan area sekolah.
Mengatasi permasalahan tersebut, pihak UPTD SDN Oepoli berkolaborasi dengan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL melalui program karya bakti kemanunggalan TNI bersama masyarakat. Kegiatan pembenahan fisik ini resmi dimulai pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Sasaran Pengerjaan dan Wajah Baru Sekolah
Sinergi ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan belajar yang sehat, aman, bersih, dan kondusif bagi para peserta didik maupun tenaga pendidik di perbatasan.
Sejumlah perbaikan utama yang dilakukan mencakup:
-
Pengecatan Total: Pengecatan ulang enam ruang kelas beserta kosen pintu dan jendela.
-
Perbaikan Ruang Kelas: Penambalan lantai retak, perbaikan plafon yang rusak, serta penggantian papan tulis yang tak layak pakai.
-
Sanitasi dan Sanitasi Sekolah: Renovasi dan perbaikan gedung MCK sekolah.
-
Keamanan dan Identitas: Pembangunan gapura pintu gerbang sekolah guna mempertegas identitas fisik SDN Oepoli sekaligus menjaga aset sekolah.
Pengerjaan renovasi ini dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan prajurit Satgas Pamtas TNI, pihak sekolah, serta warga sekitar.
Dampak Positif dan Harapan Ke Depan
Kolaborasi ini memberikan dampak sosial dan psikologis yang nyata bagi warga sekolah:
-
Motivasi Belajar: Rasa aman dan nyaman yang meningkat turut menumbuhkan kebanggaan para siswa dalam menuntut ilmu di perbatasan negara.
-
Kemanunggalan TNI-Rakyat: Terjalin ikatan emosional dan hubungan sosial yang makin erat antara TNI dan warga setempat.
-
Efisiensi Kerja: Pelaksanaan rehabilitasi berjalan lebih cepat dan efisien anggaran melalui metode kerja bakti gotong royong.
Meski kegiatan perbaikan fisik berlangsung, aktivitas pembelajaran para siswa tetap berjalan secara fleksibel dan menyenangkan.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di wilayah perbatasan. Pihak sekolah dan komite diharapkan dapat melakukan pemeliharaan rutin atas fasilitas yang telah diperbaiki pada tahun ajaran 2026/2027, serta berharap program kerja sama serupa terus berkelanjutan demi kemajuan pendidikan di tapal batas Indonesia.