KUPANG,- Suasana di Aula El Tari, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur, Senin pagi (16/3/2026), terasa berbeda. Di tengah deretan pejabat yang bersiap mengucapkan sumpah jabatan, dua nama dari Amarasi kembali dipanggil untuk mengemban tanggung jawab besar. Mereka adalah Frederik Christian Purwanto Koenunu dan Alexon Lumba—dua putra daerah yang perjalanan kariernya kini membawa mereka ke panggung penting dalam roda pemerintahan Provinsi NTT.
Bagi masyarakat Amarasi, pelantikan itu bukan sekadar seremoni birokrasi. Ada kebanggaan tersendiri melihat dua figur yang lahir dan bertumbuh dari tanah yang sama kembali dipercaya memegang posisi strategis.
Frederik Christian Purwanto Koenunu, S.T., M.H dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, sementara Alexon Lumba, S.H., M.Hum mengemban amanah sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda NTT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keduanya dilantik bersama puluhan pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda administratif rutin. Menurutnya, penataan jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan agar semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ia menekankan bahwa setiap pejabat yang dipercaya memimpin perangkat daerah harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kepada para pejabat yang baru dilantik, saya meminta agar bekerja lebih cepat, adaptif, dan terukur dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, mulai dari kemiskinan, stunting, produktivitas pertanian, hingga akses pendidikan. Pimpinan perangkat daerah harus menjadi ‘jenderal lapangan’ yang mampu menerjemahkan visi pembangunan NTT serta tujuh pilar pembangunan ke dalam program nyata yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Melki juga mengingatkan agar berbagai program prioritas pemerintah daerah benar-benar dikawal secara serius. Program seperti NTT Mart, One Village One Product (OVOP), serta Gerakan Beli NTT diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat jika dijalankan secara konsisten dan terukur.
Ia juga menegaskan pentingnya disiplin dalam pengawasan program, dengan target kerja yang jelas—baik bulanan, mingguan, hingga harian—serta kemampuan untuk merespons secara cepat setiap hambatan yang muncul di lapangan.
Selain itu, Gubernur Melki menilai komunikasi publik pemerintah juga perlu diperkuat agar masyarakat dapat mengetahui berbagai program serta capaian pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah.
“Selamat kepada para pejabat yang dilantik hari ini. Jabatan ini bukan sekadar posisi birokrasi, tetapi amanah pengabdian untuk membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih maju dan sejahtera,” kata Gubernur Melki.
Dengan amanah baru yang diemban Frederik Koenunu dan Alexon Lumba kini menjadi harapan dan contoh bagi generasi muda Amarasi. Keduanya kini berdiri di garis depan birokrasi untuk mengawal pelayanan publik dan memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.(*Chris Bani)









