Dua Putra Amarasi Kembali Dipercaya di Garda Depan Pelayanan Publik NTT

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT melantik para pejabat utama pemerintahan Provinsi NTT.

Gubernur NTT melantik para pejabat utama pemerintahan Provinsi NTT.

KUPANG,- Suasana di Aula El Tari, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur, Senin pagi (16/3/2026), terasa berbeda. Di tengah deretan pejabat yang bersiap mengucapkan sumpah jabatan, dua nama dari Amarasi kembali dipanggil untuk mengemban tanggung jawab besar. Mereka adalah Frederik Christian Purwanto Koenunu dan Alexon Lumba—dua putra daerah yang perjalanan kariernya kini membawa mereka ke panggung penting dalam roda pemerintahan Provinsi NTT.

Bagi masyarakat Amarasi, pelantikan itu bukan sekadar seremoni birokrasi. Ada kebanggaan tersendiri melihat dua figur yang lahir dan bertumbuh dari tanah yang sama kembali dipercaya memegang posisi strategis.

Frederik Christian Purwanto Koenunu, S.T., M.H dilantik sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, sementara Alexon Lumba, S.H., M.Hum mengemban amanah sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda NTT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya dilantik bersama puluhan pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Aula El Tari, Kantor Gubernur NTT.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda administratif rutin. Menurutnya, penataan jabatan merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan agar semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia menekankan bahwa setiap pejabat yang dipercaya memimpin perangkat daerah harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kepada para pejabat yang baru dilantik, saya meminta agar bekerja lebih cepat, adaptif, dan terukur dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, mulai dari kemiskinan, stunting, produktivitas pertanian, hingga akses pendidikan. Pimpinan perangkat daerah harus menjadi ‘jenderal lapangan’ yang mampu menerjemahkan visi pembangunan NTT serta tujuh pilar pembangunan ke dalam program nyata yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Melki juga mengingatkan agar berbagai program prioritas pemerintah daerah benar-benar dikawal secara serius. Program seperti NTT Mart, One Village One Product (OVOP), serta Gerakan Beli NTT diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat jika dijalankan secara konsisten dan terukur.

Ia juga menegaskan pentingnya disiplin dalam pengawasan program, dengan target kerja yang jelas—baik bulanan, mingguan, hingga harian—serta kemampuan untuk merespons secara cepat setiap hambatan yang muncul di lapangan.

Selain itu, Gubernur Melki menilai komunikasi publik pemerintah juga perlu diperkuat agar masyarakat dapat mengetahui berbagai program serta capaian pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah.

“Selamat kepada para pejabat yang dilantik hari ini. Jabatan ini bukan sekadar posisi birokrasi, tetapi amanah pengabdian untuk membangun Nusa Tenggara Timur yang lebih maju dan sejahtera,” kata Gubernur Melki.

Dengan amanah baru yang diemban Frederik Koenunu dan Alexon Lumba kini menjadi harapan dan contoh bagi generasi muda Amarasi. Keduanya kini berdiri di garis depan birokrasi untuk mengawal pelayanan publik dan memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kehidupan masyarakat.(*Chris Bani)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa
Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:49

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 06:59

Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.