Kadis PUPR NTT Turut Sambut Kunjungan Wapres Gibran, Pawai Paskah dan Isyarat Pembangunan

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak para pimpinan OPD termasuk Kepala Dinas PUPR NTT hadir menyambut kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

Nampak para pimpinan OPD termasuk Kepala Dinas PUPR NTT hadir menyambut kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.

KUPANG,- Di bawah langit Kota Kupang yang panas pada Senin siang, 6 April 2026, denyut kota terasa berbeda. Sejumlah pejabat daerah tampak berdiri rapi, menyambut kedatangan orang nomor dua di republik ini.

Di antara mereka, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Benyamin Nahak, hadir bersama para kepala dinas dari berbagai organisasi perangkat daerah.

Wajah-wajah yang biasanya sibuk di balik meja kini berada di garis depan, menyambut sebuah kunjungan yang membawa harapan baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia di Kota Kupang bukan sekadar seremoni protokoler. Ia menjadi penanda bahwa relasi antara pusat dan daerah terus dijaga dalam ritme yang tak boleh terputus.

Di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, di mana pembangunan kerap diuji oleh jarak dan keterbatasan, kehadiran itu dibaca sebagai sinyal: Negara hadir, dan kerja-kerja pembangunan tetap berjalan.

Agenda kunjungan pun tak semata formal. Wakil Presiden ini telah dijadwalkan menghadiri Festival Pawai Paskah GMIT, sebuah perayaan iman yang telah lama menjadi denyut kultural masyarakat Timor. Di sana, antara warna-warni arak-arakan dan nyanyian pujian, negara dan rakyat bertemu dalam ruang yang lebih hangat, lebih manusiawi. Paskah bukan hanya peristiwa religius, tetapi juga panggung sosial tempat harapan-harapan dipertontonkan.

Bagi pemerintah daerah, momentum ini lebih dari sekadar kunjungan kerja. Ia menjadi ruang konsolidasi lintas sektor, lintas kepentingan.

Para kepala OPD, termasuk Benyamin Nahak, membaca kehadiran ini sebagai peluang memperkuat koordinasi, mempercepat program, dan memastikan setiap rencana tak berhenti di atas kertas. Di balik sambutan dan protokol, ada kerja panjang yang menanti untuk dituntaskan.

Pada akhirnya, kunjungan ini menyisakan satu pesan yang tak terucap secara langsung: pembangunan bukan hanya soal proyek, tetapi tentang kehadiran, perhatian, dan kesinambungan.  Langkah Istana di Kota Kupang, pertanda bahwa harapan kembali dirajut pelan, namun pasti.(*Chris)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya
Polda NTT Diminta Uji Diskrepansi Medis Forensik Kasus Kematian Vika Serwutun
Kuasa Hukum Keluarga Vika Serwutun Serahkan Memorandum Hukum ke Polda NTT

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:10

Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:40

Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.