Ketika Gavriel Novanto Jadikan Ketum Bahlil Lahadalia Cerita Inspirasi Bagi Generasi NTT 

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Gavriel Novanto

Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Gavriel Novanto

KUPANG,- Dinamika politik nasional yang sering dipenuhi sorotan dan perdebatan keras, ada langkah yang berjalan lebih tenang, bahkan nyaris tanpa suara. Langkah itu datang dari seorang politisi muda bernama Gavriel Putra Novanto.

Pada usia yang masih sangat muda, ia resmi dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2024–2029 pada 1 Oktober 2024. Ia mewakili Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II melalui Partai Golongan Karya.

Namun bagi Gavriel, perjalanan menuju kursi parlemen bukan sekadar tentang politik elektoral. Ada dimensi sosial yang ia yakini: bahwa generasi muda Indonesia, khususnya dari kawasan timur, memiliki peluang yang sama untuk tampil dan memberi kontribusi bagi bangsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahir di Jakarta pada 8 Oktober 1997, Gavriel merupakan putra dari politikus senior Golkar Setya Novanto dan Deisty Astriyani Tagor. Latar belakang keluarganya membuat namanya sejak awal berada dalam perhatian publik. Namun Gavriel berusaha membangun jalannya sendiri. Ia memilih pendekatan yang lebih tenang: belajar, mendengar, dan memahami persoalan masyarakat secara langsung.

Dalam berbagai kesempatan, ia lebih banyak berbicara tentang harapan generasi muda dibandingkan tentang dirinya sendiri.

Bekal Pendidikan Global

Perjalanan akademiknya membawa Gavriel menempuh pendidikan di luar negeri. Ia meraih gelar Bachelor of Arts dari Marymount California University dan melanjutkan studi Master of Science di Pepperdine University.

Lingkungan akademik internasional memberinya perspektif luas mengenai hubungan global, komunikasi internasional, serta kebijakan publik di era transformasi digital.

Bekal ini menjadi penting bagi perannya di Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, hubungan luar negeri, komunikasi dan informatika, serta intelijen negara.

Pada Pemilu Legislatif 2024, Gavriel meraih lebih dari 58 ribu suara di Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II. Wilayah ini dikenal memiliki tantangan pembangunan yang tidak sederhana — mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga konektivitas digital di wilayah kepulauan.

Bagi Gavriel, mandat tersebut bukan sekadar kemenangan politik, melainkan tanggung jawab untuk memperjuangkan perhatian yang lebih besar terhadap kawasan timur Indonesia.

Inspirasi dari Perjuangan Anak Timur

Dalam hampir setiap kesempatan berbicara di tengah masyarakat maupun dalam diskusi bersama anak muda, Gavriel kerap mengangkat satu nama sebagai sumber inspirasi: Bahlil Lahadalia, Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Bagi Gavriel, perjalanan hidup Bahlil merupakan kisah nyata tentang bagaimana seseorang dapat bangkit dari keterbatasan dan menembus panggung nasional melalui kerja keras.

Bahlil Lahadalia dikenal memulai kehidupannya dari latar belakang sederhana di Papua. Ia pernah menjalani berbagai pekerjaan untuk bertahan hidup sebelum kemudian membangun karier sebagai pengusaha, dipercaya menjadi menteri, dan kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golongan Karya.

Menurut Gavriel, kisah Menteri ESDM tersebut bukan sekadar cerita sukses individu, tetapi juga pesan kuat bagi generasi muda Indonesia Timur. Dalam banyak kesempatan, ia sering menceritakan kepada anak-anak muda di Nusa Tenggara Timur bahwa keberhasilan tidak datang secara instan.

Sebaliknya, keberhasilan lahir dari proses panjang dari keberanian menghadapi tantangan, dari kegigihan untuk terus bangkit, dan dari keyakinan bahwa masa depan dapat diubah oleh kerja keras.

Bagi Gavriel, semua generasi penerus bangsa harus belajar dari mereka yang berhasil menembus berbagai keterbatasan hidup. Ia percaya bahwa kisah-kisah perjuangan seperti yang dialami Bahlil Lahadalia adalah pelajaran sosial yang sangat penting bagi anak-anak muda Indonesia.

Bahwa setiap orang memiliki tantangan masing-masing. Bahwa tidak semua jalan menuju kesuksesan selalu mudah. Namun justru dari tantangan itulah karakter dibentuk.

Karena itu, dalam setiap pertemuan dengan komunitas anak muda, Gavriel sering menekankan bahwa generasi baru Indonesia tidak boleh takut bermimpi besar.

 

Kehadiran politisi muda seperti Gavriel mencerminkan proses regenerasi dalam politik nasional. Di tengah perubahan zaman yang cepat, politik tidak hanya membutuhkan pengalaman, tetapi juga energi baru dan perspektif yang segar.

Namun bagi Gavriel, politik bukan sekadar panggung untuk berbicara keras. Ia percaya politik juga bisa dijalankan dengan cara yang lebih sederhana: bekerja, mendengar, dan hadir di tengah masyarakat.

Perjalanan politik Gavriel Putra Novanto masih berada di awal babak yang panjang. Usianya yang masih muda membuatnya berada dalam fase pembuktian di hadapan publik.

Namun satu hal mulai terlihat: di tengah riuhnya panggung politik nasional, ia memilih berjalan dengan langkah yang lebih tenang. Langkah seorang anak muda yang percaya bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari kerja yang dilakukan dalam senyap.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Stop Buang Sampah Sembarang: Potret dan Jeritan Sunyi dari Jembatan Nonobai Osiloa
Komitmen PT Lince Maju Jaya: Integritas dalam Menjaga Amanah di Perbatasan Negara
Paskah Bermakna: Sentuhan Sosial CRS Bank NTT dan Inovasi Keuangan Modern di Satu Panggung
Mengurai Tuduhan Jalan Sabuk Merah: Tak Ada Monopoli, Tanggung Jawab Proyek Prioritas
Bupati Kupang Lepas Alumni Pejuang Digital: Misi Sunyi Kelas Konvensional ke Smart School
Daniel Taimenas: DPRD Dukung dan Apresiasi Pawai Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang 
Kadis PUPR NTT Turut Sambut Kunjungan Wapres Gibran, Pawai Paskah dan Isyarat Pembangunan
JEJAK BATU DI JALAN GELAP: Ketika Pengeroyokan Menghapus Masa Depan Seorang Sopir dan Hukum Jalan di Tempat

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 11:55

Stop Buang Sampah Sembarang: Potret dan Jeritan Sunyi dari Jembatan Nonobai Osiloa

Kamis, 9 April 2026 - 09:54

Komitmen PT Lince Maju Jaya: Integritas dalam Menjaga Amanah di Perbatasan Negara

Kamis, 9 April 2026 - 03:52

Paskah Bermakna: Sentuhan Sosial CRS Bank NTT dan Inovasi Keuangan Modern di Satu Panggung

Rabu, 8 April 2026 - 10:40

Mengurai Tuduhan Jalan Sabuk Merah: Tak Ada Monopoli, Tanggung Jawab Proyek Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 14:06

Bupati Kupang Lepas Alumni Pejuang Digital: Misi Sunyi Kelas Konvensional ke Smart School

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.