Komitmen Penuh: Kontraktor Tunjukkan Tanggung Jawab Perbaikan Jalan Pitay–Sulamu

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu titik yang diperbaiki pihak ketiga di proyek Jalan Sulamu.

Salah satu titik yang diperbaiki pihak ketiga di proyek Jalan Sulamu.

KUPANG,- Sejumlah proyek pembangunan infrastruktur Tahun Anggaran 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kupang saat ini tengah dalam proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Salah satu yang menjadi perhatian adalah ruas jalan hotmix Pitay–Sulamu, yang sebelumnya sempat ditemukan mengalami kerusakan di beberapa titik.

Proyek jalan penghubung Kukak–Sulamu sepanjang kurang lebih 6 kilometer ini memiliki nilai strategis bagi masyarakat. Setelah tujuh tahun terbengkalai, pembangunan kembali ruas tersebut menjadi tonggak penting dalam 100 hari kerja Bupati Kupang Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki. Kehadiran jalan ini membuka akses antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa-desa di sekitarnya.

Dengan nilai anggaran sekitar Rp10 miliar, proyek pengaspalan ini saat ini masih berada dalam masa pemeliharaan. Dalam fase tersebut, kualitas pekerjaan tetap menjadi tanggung jawab penuh pihak kontraktor. Dinas PUPR Kabupaten Kupang pun secara aktif melakukan pengawasan dan telah meminta kontraktor untuk segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil monitoring, termasuk temuan dari Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Kupang, menunjukkan adanya beberapa titik kerusakan pada badan jalan. Namun, yang patut diapresiasi adalah respons cepat dari pihak kontraktor. Tanpa menunda, perbaikan langsung dilakukan sebagai bagian dari komitmen terhadap kualitas pekerjaan dan kepatuhan terhadap kontrak.

Langkah cepat ini menjadi cerminan profesionalisme kontraktor lokal yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek, tetapi juga pada keberlanjutan fungsi infrastruktur itu sendiri. Tanggung jawab dalam masa pemeliharaan dimanfaatkan secara optimal untuk memastikan hasil pekerjaan tetap memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Memasuki akhir April 2026, kondisi ruas jalan Pitay–Sulamu terpantau telah mengalami perbaikan signifikan dan hampir rampung sepenuhnya. Perubahan ini menjadi bukti konkret bahwa pihak ketiga tidak mengabaikan tanggung jawabnya, melainkan hadir dengan solusi nyata atas setiap kekurangan yang ditemukan.

Keberhasilan ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kemampuan kontraktor lokal. Dalam dinamika pembangunan daerah, kualitas pekerjaan dan integritas pelaksana menjadi faktor kunci. Apa yang ditunjukkan dalam proyek ini menjadi contoh bahwa profesionalisme dan tanggung jawab dapat berjalan beriringan dalam menjaga mutu infrastruktur.

Pada akhirnya, pembangunan tidak hanya soal membangun fisik semata, tetapi juga tentang menjaga komitmen. Jalan Pitay–Sulamu kini bukan hanya penghubung wilayah, tetapi juga simbol kepercayaan yang dijaga melalui kerja nyata dan tanggung jawab yang tidak ditinggalkan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Guru-guru di ujung Timur Angin
CV Laksman Prioritaskan Struktur Dasar yang Kuat, Jalan Taebenu–Nekamese Mulai Dibangun
PT Adhy Karya Pastikan Saluran Irigasi Aika Rohon di Amarasi Dilanjutkan Demi Petani
Simpang tiga: persaudaraan, peluang dan jalan menuju kemandirian
Jaga Martabat Pemilu, GAMKI NTT dan Bawaslu Dorong Gerakan Pengawasan Partisipatif
Manakah Pilihan Frasa yang Tepat?
Menjemput Keadilan di dalam Arus Waktu: Senjakala Hak Istimewa
Simfoni Puing: Refleksi Iman di Balik Distorsi Brian Welch

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:03

Guru-guru di ujung Timur Angin

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:46

CV Laksman Prioritaskan Struktur Dasar yang Kuat, Jalan Taebenu–Nekamese Mulai Dibangun

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:20

PT Adhy Karya Pastikan Saluran Irigasi Aika Rohon di Amarasi Dilanjutkan Demi Petani

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:01

Simpang tiga: persaudaraan, peluang dan jalan menuju kemandirian

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:35

Jaga Martabat Pemilu, GAMKI NTT dan Bawaslu Dorong Gerakan Pengawasan Partisipatif

Berita Terbaru

ilustrasi konteks geografis & pendidikan di perbatasan; Gbr CHTGPT

Budaya

Guru-guru di ujung Timur Angin

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:03

Menyematkan cincin pada Sahabat; foto; SD N Loemanu

Budaya

Cincin emas simbol ketulusan cinta dan kebersamaan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:01

Konten tidak bisa disalin.