PT Amar Jaya Tegaskan Tanggung Jawab: Masa Pemeliharaan Bukan Formalitas: Komitmen Jaga Kualitas Jalan

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak pekerja dari PT Amar Jaya sedang melakukan perbaikan di beberapa retakan kecil.

Nampak pekerja dari PT Amar Jaya sedang melakukan perbaikan di beberapa retakan kecil.

Kupang,- Preservasi jalan di segmen Mollo–Sujan, Titus–Nau, dan Mollo–Oetun menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat infrastruktur di Nusa Tenggara Timur khususnya di Kota Kupang.

Proyek yang dikerjakan PT Amar Jaya Group itu sebelumnya bernilai Rp22,27 miliar rupiah, lalu kemudian disesuaikan menjadi Rp16,8 miliar rupiah.

Sebagai pelaksana, PT Amar Jaya Group menjelaskan siapa yang bertanggung jawab terhadap kualitas pekerjaan, yang mana kontraktor tetap memikul kewajiban penuh hingga masa pemeliharaan berakhir. Masa satu tahun tersebut adalah mekanisme pengendalian mutu yang melekat dalam kontrak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munculnya retakan kecil pada beberapa titik jalan memicu sorotan publik. Perusahaan memastikan kerusakan tersebut tergolong minor, tidak bersifat struktural, dan masih dalam batas toleransi teknis.

“Tim teknis langsung melakukan identifikasi lapangan dan menambal seluruh titik retakan dengan metode perbaikan standar konstruksi jalan beraspal. Langkah ini dilakukan agar kerusakan tidak meluas,” ujar salah satu pihak dari PT Amar Jaya Group, Sabtu 28 Februari 2026.

Menurutnya, seluruh perbaikan dikerjakan selama masa pemeliharaan aktif, sehingga tidak menimbulkan tambahan beban biaya bagi negara. Prinsipnya jelas, kontraktor wajib memperbaiki setiap temuan selama periode tersebut.

Titik retakan sudah diperbaiki

Titik kerusakan terbilang kecil dan berada pada ruas yang termasuk dalam kontrak pekerjaan. Namun pihak kontraktor juga menilai ada informasi visual yang beredar bukan berasal dari lokasi proyek yang dimaksud, namun tetap disikapi secara profesional.

Sebelumnya penjelasan terbuka dari PPK 1.1 pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Nusa Tenggara Timur memperkuat bahwa pengawasan berjalan. Proyek ini tidak lepas dari kontrol administrasi dan teknis. Dengan perbaikan cepat, fungsi jalan tetap optimal, mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas antar wilayah.

PT Amar Jaya Group menegaskan komitmennya untuk tetap hadir selama masa pemeliharaan. Bagi perusahaan, proyek ini bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi menjaga manfaat jangka panjang bagi warga dan memastikan setiap meter aspal bekerja sebagaimana mestinya.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.