Gagasan Rumah Sakit Terapung Bukan Solusi

Kamis, 6 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

cmbnews.id/,- Menanggapi pernyataan pemerintahan Provinsi NTT yakni Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat yang berencana akan adakan kapal rumah sakit terapung (RST) di NTT dengan Harga 600 Miliar, Saturminus Jawa atau biasa disapa dengan panggilan Christian yang merupakan Aktivis Sosial Kemasyrakatan pun angkat bicara.

Dirinya meminta Gubernur NTT untuk mempertimbangkan secara matang dan relevan untuk pengadaan kapal Terapung RST di NTT. Jikalau pengadaan tersebut hanya karena beralaskan provinsi kepulauaan dan banyak warga yang bermungkiman di sejumlah pulau, maka Christian merasa konsep ini kuranglah efektif dan efesian.

Adapun gagasan RST ini didukung juga oleh Wakil Gubernur NTT dengan alasan karena warga banyak masyarakat bermukim di daerah Pesisir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Christian, alanglah baiknya Gubernur dan Wagub NTT membenahi rumah sakit yang ada di darat, di mana selama ini masih banyak kekurangan. Artinya masih banyak rumah sakit, puskesmas dan Polindes yang mengalami kekurangan Obat, kekurangan fasilitas kesehatan hingga tenaga medis.

Dirinya juga berharap agar para pemimpin sebelum mengambil kebijakan, tolong turun ke kampung-kampung agar bisa mengetahui secara jelas persoaalan rakyat.

Dirinya juga meminta agar pemerintah provinsi harus bisa menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah kabuoaten agar semua program bisa terahkomodir dan tidak hanya di bidang kesehatan saja.

Bagi Christian, perencanaan RST belum tepat sasaran, karena dengan uang sebanyak 600 Milyar tersebut bisa membangun rumah sakit yang super mewah di wilayah Flores, Sumba dan Pulau Timor. Solusi ini sangat baik jika memang yang dipertimbakan adalah soal jarak atau mendekatkan pelayan kesehatan kepada masyrakat.

“Kalau program RST bisa menghidupkan orang mati silahkan lanjutkan penggadaannya, akan tapi kalau hanya sekedar fasilitasi yang baik dan mewah, alangkah baiknya benahi saja rumah sakit Umum Yohanes yang ada di Kota Kupang, dan tentu manfaatnya lebih terasa oleh masyarakat,”tegas Christian. (Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.