Teroris Semakin Teriris Pasca Aksi Bom Bunuh Diri di Pos Penjagaan

Kamis, 6 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: D. Roy Wijaya
Direktur Departemen Kominfo Dewan Pimpinan Nusantara Agung, Poesaka Noesantara Kembali
(Dep Kominfo DPNA- PNK)

Masih saja dan tak kunjung insyaf. Sekali lagi teror menggertak impresi, membuyarkan ketenangan khalayak. Sebuah pos penjagaan diledakkan aksi bunuh diri, menurut kabar berita kemarin. Sebuah bom dengan target aparat yang dalam kamus tertutup dan sandi lawan mereka, Toghut modern atau musuh agama.

Bagaimana relung iman dikonstruksi berdasarkan persekutuan antara yang banal dengan yang sakral?, Anti-human dengan teologi, Kekerasan dengan agama?. Apa iya, Sarkasme berbekal menghilangkan nyawa diri dan liyan dapat menarik perhatian sehingga tuhan luluh kemudian Bidadari luxury adalah piala sesampainya di surga?. Janggal tapi sepertinya ada saja yang mengimani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan pada faktor yang lain, tak pernah ada otoritas resmi yang lantang menjamin masa akan datang bebas dari ancaman teroris. Mungkin besok akan terjadi lagi, kendati dunia dengan sekian ekspresinya tak jeda mengutuk.

Belakangan di Indonesia, -sekian temuan dari rentetan kejadian- tren pelaku terdiri dari anak-anak dan perempuan.

Semoga kita semua awas waspada. Selamatkan keluarga kita dari daya tarik ilusi ideologi teror dan kenekatan menyelewengkan doktrin agama. Cukuplah people power di enteng-entengin. Transformasi teror sebaiknya jangan ada enteng-entengan. (***)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Simon Petrus Kamlasi Dorong Penguatan Pertanian Jagung di Sumba Barat Daya
Musda Golkar Kabupaten Kupang Masuk Babak Panas, Alberto Tatibun Kantongi Dukungan Mayoritas
Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 02:28

Simon Petrus Kamlasi Dorong Penguatan Pertanian Jagung di Sumba Barat Daya

Senin, 1 Juni 2026 - 01:10

Musda Golkar Kabupaten Kupang Masuk Babak Panas, Alberto Tatibun Kantongi Dukungan Mayoritas

Senin, 1 Juni 2026 - 00:39

Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.