Menggugah Empati

Minggu, 1 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gambar diunduh dari merdeka.com

gambar diunduh dari merdeka.com

Menggugah Empati

Seorang pengguna aplikasi media sosial FB menulis pada profilnya sebagai Konsultan Pendidikan Karakter Keluarga dan Stimulasi Kecerdasan Anak. Ia pernah belajar di Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Satu universitas yang tidak diragukan lulusannya di NKRI ini. Tentu saja sang pengguna medsos ini dengan latar pendidikan seperti itu pun pasti tidak perlu diragukan lagi kompetensi dan kapabilitas dirinya.
Di akun grup FB Nadiem Makarim, ia menggugah para guru agar bijak menyikapi persoalan tragedi susur sungai yang berdampak luas dan menjadi perhatian publik di NKRI, khususnya antara guru dan para orang tua dan keluarga korban.
Siapapun, pasti berempati pada keluarga dan orang tua para korban yaitu para siswa yang terbawa arus banjir sungai ketika kegiatan susur sungai dilaksanakan. Simpati dan empati itu telah dinyatakan dalam wujud kehadiran di tempat kedukaan bagi yang sempat ke sana, tetapi juga pernytaan-pernyataan melalui berbagai media, pula mungkin tulisan-tulisan artikel populer yang membahas hal-hal ini, termasuk berita-berita yang seringkali membuat suasana makin adem atau bahkan sebaliknya.
Situasi dimana para tersangka diplontos kepalanya menjadikan para guru berada pada posisi pro-kontra. Ketua Umum PGRI Pusat bersama rombongan sempat mendatangi dan bertemu dengan para tersangka untuk mendengarkan secara langsung dari mulut mereka, sesungguhnya kegiatan dan peristiwa itu sendiri. Dari sana, pernyataan-pernyataan sang Ketua Umum melalui wawancara di media televisi swasta nasional memberi pencerahan agar para guru tidak baperan.
Ini kemudian menerbitkan pula sejumlah berita yang dikutip oleh sang Konsultan Pendidikan Karakter Keluarga dan Stimulasi Kecerdasan Anak. Ia menghimbau, sekali lagi agar para guru bersikap bijaksana pada persoalan ini, oleh karena ada paling kurang tiga pihak yang mesti dijaga kehormatan mereka, keluarga dan orang tua siswa yang menjadi korban susur sungai, para tersangka dan keluarganya, serta pihak penegak hukum.
Kita perlu memberikan dukungan moril atau bentuk dukungan lainnya agar mereka para keluarga dan orang tua korban ikhlas pada peristiwa duka ini. Sementara para tersangka pun patut untuk mendapatkan perlakuan adil di depan hukum, dan pihak perangkat pelaksanaan hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan hingga pengadilan, biarlah semuanya menjalankan tugas secara profesional tanpa dipengaruhi oleh pihak manapun.
Heronimus Bani

Keadilan bagi semua orang. Kebijaksanaan datang dari semua orang yang bijak menyikapi suatu persoalan. Oknum guru yang baper, mestinya lebih bijak lagi menyikapi persoalan ini, posisikan diri pada orang tua, atau pada penegak hukum. Dari sana ada pembelajaran bermakna.

 
Minggu, 01 03 2020
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.