Masalah Obesitas dan Diabetes di Tengah Pandemi Covid-19

Jumat, 6 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Yufita TR D Kasse (Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana Kupang)

NIM: 2007010046

Kelas/Semester: D/4

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah obesitas dan diabetes makin bertambah banyak di tengah pandemi covid 19 yang terjadi di indonesia. Hal ini cukup menjadi perhatian banyak orang, yang mana dalam masalah ini tak heran banyak kematian yang terjadi. Orang yang mengalami obesitas rentan terkena diabetes.

Indonesia sendiri, kasus kematian karena masalah obesitas dan diabetes cukup tinggi, yakni mencapai 236 ribu orang di tahun 2021. Data ini diambil dari data Kemenkes RI tahun 2021. Salah contoh kasus kematian akibat diabetes yaitu meninggalnya artis cilik Matthew Whitney.

Kasus yang kian marak ini membuat saya ingin mencari tahu melalui media internet dan juga jurnal-jurnal yang dibuat oleh para peneliti. Namun sayangnya banyak yang belum menyadari reskionya, dan kasus ini makin terus bertambah di masyarakat. Kasus ini terjadi paling banyak pada kalangan masyarakat yang pendidikan rendah.

Pandemi covid-19 yang marak kemarin membuat banyak masyarakat yang takut keluar rumah dan beraktifitas atau melakukan olahraga ringan di luar. Masyarakat lebih memiih berdiam dalam rumah (kamar) dan makan makanan yang banyak mengandung gula dan juga lemak serta tidur-tiduran.

Hal ini jika terus berlanjut tiap hari selama massa pandemi covid 19, maka tentunya membuat kadar gula dalam tubuh makin menumpuk dan akan menimbulkan obesitas lalu terjadi diabetes yang menyerang organ tubuh serta bisa mengakibatkan kematian.

Lalu bagaimana tanggapan pemeritah khususnya bidang kesehatan dalam masalah ini? Kementerian Kesehatan RI memastikan bahwa kasus obesitas di tanah air kian hari mengalami peningkatan. Obesitas di Indonesia melonjak dengan sangat mengkwatirkan.

Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018 juga menunjukan bahwa tren masalah berat badan pada orang dewasa telah mengalami peningkatan hampir dua kali lipat, dari 19,1 persen hingga 35,4 persen. Ini ditegaskan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan RI.

Menurut penulis, kasus ini menjadi perhatian semua pihak karena banyak korban yang tidak tertolong. Oleh karena itu masalah ini harus segera dilakukan pencegahan, dengan cara menjaga berat badan, makan makanan bergizi seimbang, memperhatikan asupan karbohidrat dan gula, memperbanyak aktifitas fisik, rutin olahraga, berhenti merokok dan mengurangi mengkomsumsi makanan manis serta tidak melewatkan jadwal makan. Paling utama adalah rutin mengkomsumsi air putih. (***)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Simon Petrus Kamlasi Dorong Penguatan Pertanian Jagung di Sumba Barat Daya
Musda Golkar Kabupaten Kupang Masuk Babak Panas, Alberto Tatibun Kantongi Dukungan Mayoritas
Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 02:28

Simon Petrus Kamlasi Dorong Penguatan Pertanian Jagung di Sumba Barat Daya

Senin, 1 Juni 2026 - 01:10

Musda Golkar Kabupaten Kupang Masuk Babak Panas, Alberto Tatibun Kantongi Dukungan Mayoritas

Senin, 1 Juni 2026 - 00:39

Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.