YPMPS DAN NTA INDONESIA BERI PELATIHAN POFESIONAL GURU DI SEKOLAH BINAAN

Sabtu, 18 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yulianti Pulungtana (Kepala UPTD SMP Negeri 5 Kupang Barat Satu Atap, Desa Sumlili, Kec. Kupang Barat Kab. Kupang)

Yulianti Pulungtana (Kepala UPTD SMP Negeri 5 Kupang Barat Satu Atap, Desa Sumlili, Kec. Kupang Barat Kab. Kupang)

YPMPS (Yayasan Pengembangan Masyarakat Pulau Semau) dan Nusa Tenggara Association (NTA) Indonesia memberikan pelatihan profesional guru sekolah binaan NTA Indonesia yang ada di wilayah Kupang Timur dan Kupang Barat. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari yakni tanggal 13, 15 dan 16 Spetember 2025, bertempat di UPTD SMP Negeri 5 Kupang Barat yang beralamat di Desa Sumlili Kecamatan Kupang Barat. Adapun peserta kegiatan pelatihan guru ini 18 guru SD/SMP dan 1 kepala sekolah perwakilan dari 10 sekolah binaan NTA di Kecamatan Kupang Barat dan Kupang Timur.

Dalam penyampaiannya di awal kegiatan Drs. Frans Wayan, SS., selaku Sekretaris NTA wilayah Indonesia menjelaskan bahwa NTA sudah rutin melaksanakan kegiatan pelatihan profesional guru sejak tahun 2007 pada sekolah-sekolah binaan di daratan Timor Barat dan Semau. Tujuan dari kegiatan ini adalah mewujudkan guru yang profesional yaitu yang memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam proses pembelajaran. Pada kegiatan ini para guru akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan tentang pembelajaran mendalam serta koding dan kecerdasan artificial (KKA). Ia juga berharap selesai kegiatan, para peserta dapat berbagi dengan guru-guru lain di sekolahnya masing-masing. Lebih lanjut, ia menceritakan bahwa pada tahun 2025 ini NTA Indonesia sudah menjangkau 92 guru dari 46 sekolah binaan masing-masing dua titik baik di wilayah Timor Barat maupun Semau. Sementara untuk daratan Flores kegiatan pelatihan profesional guru pun telah dilaksanakan juga sejak 2023 lalu. Program pelayanan utama NTA adalah peningkatan pendapatan dan ketahanan pangan (income generation and food security), air dan sanitasi (water and sanitation) dan pendidikan (education) serta pembangunan kapasitas (capability building), pungkasnya.

Narasumber utama kegiatan pelatihan profesional guru, Prof. Mesack Daniel Beeh sekaligus Ketua Pembina Yayasan Pengembangan Masyarakat Pulau Semua (YPMPS). Ia menyampaikan bahwa YPMPS sudah ada lebih dulu sebelum NTA, bahkan YPMPS merintis adanya NTA Indonesia tahun 1991. “YPMPS lebih dulu ada dari NTA” ujarnya. Catatannya, YPMPS berdiri tahun 1990, artinya lebih tua setahun dari NTA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Yanti Pulungtana Kepala UPTD SMP Negeri 5 Kupang Barat Satu Atap dalam sambutan sebelum membuka kegiatan mengucapkan terimakasih untuk perhatian NTA Indonesia bagi peningkatan profesional guru. Ia berterima kasih sehubungan dengan bantuan yang diberikan kepada UPTD SMP Negeri 5 Kupang Barat Satu Atap dalam wujud dana pembangunan gerbang sekolahnya serta dipercaya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan bersama sekolah binaan.

Yanti Pulungtana menegaskan pula bahwa pilar utama untuk menjadi guru profesional yakni orientasi untuk berprestasi, belajar untuk terus mengembangkan kompetensi, dan spiritual yang kokoh.

“Seorang guru yang memiliki orientasi untuk berprestasi akan membuat semua tugas yang dihadapi bukan sebagai beban, sebaliknya sebagai sebuah tantangan untuk mencapai keberhasilan atau prestasi kerja. Guru perlu terus belajar dan berpegang pada prinsip belajar sepanjang hayat, bahwa selalu ada peluang dan kesempatan untuk mengembangkan dan menunjukkan kompetensinya, salah satunya melalui berbagai pelatihan seperti ini. Guru harus mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bagi dunia pendidikan serta memanfaatkannya sesuai kebutuhan peserta didik. Spritualitas yang kokoh harus menjadi pondasi yang kokoh bagi guru untuk menunjukkan kinerja yang baik, memiliki semangat dan tidak mudah goyah oleh hal-hal yang menghambat dalam mewujudkan profesionalitas kerjanya”

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kompetensi dan profesionalitas guru bukanlah sesuatu yang sulit ditunjukkan. Guru profesional itu adalah cerminan peserta didiknya, ungkapnya.

Di akhir sambutannya, ia mengajak semua peserta untuk berefleksi bahwa tugas mulia seorang guru bukan hanya membagikan ilmu pengetahuan tetapi juga membentuk karakter peserta didik dan membangun peradaban bangsa. Oleh karena itu, sejatinya guru harus mendidik dengan hati agar menyentuh hati peserta didiknya, sehingga ia sadar siapa dia, untuk apa dia hidup, untuk apa ia belajar, apa tujuan hidupnya dan bagamana mencapai tujuan hidupnya.***

Penulis: Yanti Pulungtana/Kepala UPTD SMP N 5 Kupang Barat Satu Atap

Editor: Heronimus Bani

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Simon Petrus Kamlasi Dorong Penguatan Pertanian Jagung di Sumba Barat Daya
Musda Golkar Kabupaten Kupang Masuk Babak Panas, Alberto Tatibun Kantongi Dukungan Mayoritas
Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya
Tag :

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 02:28

Simon Petrus Kamlasi Dorong Penguatan Pertanian Jagung di Sumba Barat Daya

Senin, 1 Juni 2026 - 01:10

Musda Golkar Kabupaten Kupang Masuk Babak Panas, Alberto Tatibun Kantongi Dukungan Mayoritas

Senin, 1 Juni 2026 - 00:39

Mengenai Menari di Hadapan Tuhan dalam Bulan Budaya GMIT

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.