Kupang,- Di balik perubahan proyek preservasi jalan, ada sebuah cerita tentang optimalisasi dana dan target Inpres Jalan Daerah (IJD). Jalan Mollo Sujan, yang awalnya hanya bagian dari paket proyek yang lebih besar, kini menjadi fokus utama.
Dengan anggaran yang lebih terbatas, namun hasil yang lebih maksimal, proyek ini membawa harapan baru bagi masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usulan awalnya adalah “Preservasi Jalan Titus Nau, Jalan Mollo Sujan, Jalan Mollo Oetun” dengan total panjang jalan 4,9 Kilometer (Km) memakan biaya sebesar Rp22,27 Milyar. Namun, dengan adanya optimalisasi dana dan target IJD, proyek ini mengalami perubahan.
“Memang saat usulan awal nama paket pekerjaannya Preservasi Jalan Titus Nau, Jalan Mollo Sujian, Jalan Mollo Oetun, namun ada optimalisasi dana dan target IJD, maka pekerjaan disesuaikan, yang dikerjakan hanya jalan Mollo Sujan,” jelas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1, BPJN NTT, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, Paul Hugo Zakarias.
Hugo Zakarias mengatakan, akibat optimalisasi dana dan target IJD tersebut, proyek preservasi Jalan yang awalnya sepanjang 4,9 Km mengalami perubahan menjadi 3,7 km, dengan anggaran dari Rp22,27 Milyar menjadi Rp16,8 Milyar.
“Jadi anggaran untuk pekerjaan ini bukan Rp22,27 Milyar, tetapi Rp16,8 Milyar. Sedangkan Panjang jalan yang semula sepanjang 4,9 km, menjadi 3,7 km saja,” terang Hugo.
Menurut Hugo, dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki, selain memudahkan masyarakat sekitar dalam kegiatan sehari-hari, juga memudahkan akses petugas dan masyarakat umum ke lokasi penangkaran rusa dan kantor yang ada disekitarnya.

Jalan Mollo Sujan, yang kini telah diperbaiki, membawa harapan baru bagi masyarakat sekitar. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman.
“Proyek ini sangat penting bagi kami, karena memudahkan akses ke lokasi penangkaran rusa dan kantor yang ada disekitarnya,” kata salah satu warga sekitar.
Dengan optimalisasi dana dan target IJD, proyek preservasi Jalan Mollo Sujan telah membawa hasil yang maksimal. Masyarakat sekitar kini dapat menikmati akses yang lebih baik, dan berharap agar proyek-proyek serupa dapat terus dilakukan di masa depan.
Proyek preservasi Jalan Mollo Sujan adalah contoh nyata dari bagaimana optimalisasi dana dan target IJD dapat membawa hasil yang maksimal. Semoga proyek ini dapat menjadi inspirasi bagi proyek-proyek lainnya di masa depan.(*CMBN01)









