Kupang,- Di tengah kesibukan kota, sebuah duka mendalam menyelimuti tanah Flobamora. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, pada Sabtu (10/1/2026) berkesempatan melayat ke rumah duka almarhum Praka Satria Tino Taopan, prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur dalam tugas di Papua.
Almarhum, yang pernah bertugas sebagai pasukan perdamaian Kongo, telah mengabdikan dirinya untuk negara hampir satu tahun di wilayah Papua Pegunungan.
Kontak tembak di Kampung Yuguru, Distrik Mebarok, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Kamis 8 Januari 2026, menjadi akhir dari perjalanan hidupnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan duka cita yang mendalam atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta penghiburan,” ujar Gubernur NTT.
Almarhum Praka Satria Tino Taopan, anggota Satgas Pamtas Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan, telah menunjukkan keberanian dan pengabdian yang luar biasa.
Ia adalah contoh dari kusuma bangsa yang rela mengorbankan nyawa untuk negara.
Gubernur NTT juga mengapresiasi jasa-jasa almarhum dalam menjaga keamanan dan perdamaian di Papua. “Kami akan selalu mengenang jasa-jasa almarhum dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya,” tambah Gubernur NTT.
Upacara penghormatan terakhir akan dilaksanakan untuk memberikan penghormatan kepada almarhum. Masyarakat NTT akan selalu mengenang jasa-jasa almarhum dan mendoakan agar ia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Semoga almarhum Praka Satria Tino Taopan dapat beristirahat dengan tenang, dan keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan dan penghiburan.(*CMBN01)









