Kupang,- Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Rapat Kerja Jasa Konstruksi bersama Stakeholder sektor Jasa Konstruksi, Selasa, 13 Januari 2026, di Aula Fernadez Kupang, Kantor Gubernur NTT.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur NTT, Johny Asadoma, dan Forkopimda Provinsi NTT.
Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, M.T, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan dan pertumbuhan ekonomi pelaku Jasa Konstruksi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuan utama Raker Jasa Konstruksi ini adalah untuk merumuskan strategi bersama dalam mewujudkan ekosistem jasa konstruksi yang berkualitas, andal, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTT secara keseluruhan,” kata Benyamin Nahak.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, membuka kegiatan dan menjadi pembicara pertama dengan materi Kaleidoskop Pembangunan Infrastruktur Provinsi NTT Tahun Anggaran 2025.
Gubernur NTT dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat kerja ini menjadi bagian penting dalam pembangunan NTT kedepan. Momentum ini untuk membahas dan merumuskan strategi bersama dalam mewujudkan ekosistem jasa konstruksi yang berkualitas, andal, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTT secara keseluruhan.
Gubernur NTT menambahkan, rapat kerja Jasa Konstruksi 2026 ini merupakan momentum penting bagi untuk memperkuat kerjasama dan koordinasi antara pemerintah, pelaku jasa konstruksi, dan stakeholders lainnya. Dengan demikian, semua pihak dapat meningkatkan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi dan mempercepat pembangunan infrastruktur di Provinsi NTT.
“Saya berharap, Rapat Kerja Jasa Konstruksi ini dapat menghasilkan rekomendasi dan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas jasa konstruksi di Provinsi NTT. Saya juga berharap seluruh peserta, juga teman-teman media dapat berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam diskusi dan pembahasan hari ini,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini juga ada materi-materi yang disampaikan terkait kontruksi dan pembangunan NTT. Seperti, Wakil Gubernur NTT, Johny Asadoma, yang menjadi pembicara dengan materi Peran Hasil Pembangunan Infrastruktur TA 2025 dalam Mendorong PAD dan Pertumbuhan Pelaku Jasa Konstruksi.
Selanjutnya Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi NTT turut hadir dengan materi terkait Kegagalan Bangunan dan Konsekuensi Hukum bagi Penyelenggara Jasa Konstruksi. Kepolisian Daerah NTT juga hadir dengan materi Peran Kepolisian dalam Penanganan Pengaduan Masyarakat atas Kegagalan Bangunan.
Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, M.T, juga turut memberikan materi perihal Hasil Pembangunan Infrastruktur ke-PU-an Provinsi NTT Tahun Anggaran 2025.
Adapun Direktur Akademi Teknik Kupang (ATK), Ir. Piter Djami Rebo, (tautan tidak tersedia), menjadi pembicara dengan materi Peran Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025.
Ketua Pusat Studi Jasa Konstruksi (PSJK) Universitas Citra Bangsa (UCB), Dr. Ir. Andre W. Koreh, MT, IPM, ASEAN.Eng, menjadi pembicara dengan materi Kegagalan Bangunan dan Tanggung Jawab Para Pihak.
Kegiatan diakhiri dengan materi Pengawasan Pelaksanaan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi oleh Irda Provinsi NTT.
Raker Jasa Konstruksi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTT.(*CMB01)









