Penjelasan Soal Perubahan Proyek Preservasi Jalan Mollo Sujan, PPK: Optimalisasi Dana dan Target IJD

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan proyek paket Preservasi Jalan Mollo Sujian.

Papan proyek paket Preservasi Jalan Mollo Sujian.

Kupang,- Proyek preservasi Jalan Mollo Sujan, yang terletak di Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang, telah memasuki tahap akhir pekerjaan. Jalan ini menjadi nadi bagi warga sekitar dalam memperoleh akses yang baik dan lancar untuk kegiatan sehari-hari, terutama dalam memasarkan hasil bumi dari wilayahnya.

Jalan Mollo Sujan sebelumnya merupakan jalan yang rusak parah, sehingga membuat warga sekitar kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, dengan adanya proyek preservasi ini, warga kini dapat menikmati akses yang lebih baik dan lancar.

Yezkiel Amnaas, Ketua RT. 23, Kelurahan Fatukoa, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya proyek preservasi Jalan Mollo Sujan. “Waktu itu anak-anak mau pi sekolah susah, guru mau datang mengajar ju susah, kitong mau pi bajual hasil kebun di pasar ju susah. Tapi sekarang semua su lewat. Kitong minta terima kasih banyak-banyak untuk pemerintah yang mau perhatikan kami di sini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, proyek preservasi Jalan Mollo Sujan sempat memantik rasa khawatir warga karena tidak ada tanda-tanda jalan akan diperbaiki, walau sudah berulang kali petugas dari instansi terkait melakukan pengukuran di ruas Jalan Mollo Sujian yang rusak parah.

Daniel Aluman dan Yusuf Abjena, Tokoh Masyarakat (Tomas) Kelurahan Fatukoa, juga mengeluhkan tidak dikerjakannya jalan Mollo Oetun padahal jalan tersebut juga tertera pada papan proyek, sebagai paket pekerjaan.

Paul Hugo Zakarias

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1, BPJN NTT, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, Paul Hugo Zakarias, menjelaskan bahwa perubahan proyek pekerjaan yang hanya terfokus pada Jalan Mollo Sujan terjadi karena adanya optimalisasi dana dan target Inpres Jalan Daerah (IJD).

“Memang saat usulan awal nama paket pekerjaannya Preservasi Jl. Titus Nau, Jl. Mollo Sujian, Jl. Mollo Oetun, namun ada optimalisasi dana dan target IJD, maka pekerjaan disesuaikan, yang dikerjakan hanya jalan Mollo Sujan,” jelas Hugo Zakarias.

Ia mengatakan, akibat optimalisasi dana dan target IJD tersebut, proyek preservasi Jalan yang awalnya sepanjang 4,9 Km mengalami perubahan menjadi 3,7 km, dengan anggaran dari Rp22,27 Milyar menjadi Rp16,8 Milyar.

Dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki, warga sekitar kini dapat menikmati akses yang lebih baik dan lancar. Selain itu, akses petugas dan masyarakat umum ke lokasi penangkaran rusa dan kantor yang ada disekitarnya juga menjadi lebih mudah.

Proyek preservasi Jalan Mollo Sujan ini merupakan contoh keberhasilan pembangunan infrastruktur di Provinsi NTT, yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.