Kupang,- Selasa, 13 Januari 2025, menjadi hari penting bagi pembangunan infrastruktur di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Rapat Kerja Jasa Konstruksi Provinsi NTT Tahun 2026 resmi dibuka, menandai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah.
Forum ini menjadi ruang evaluasi bersama atas hasil pembangunan infrastruktur Tahun Anggaran 2025, sekaligus merumuskan langkah perbaikan ke depan. Sektor jasa konstruksi memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Konstruksi menopang banyak hal: konektivitas wilayah, pelayanan dasar, kesehatan masyarakat, hingga pemerataan pembangunan.
Karena itu, isu infrastruktur menjadi bagian utama dalam RPJMD Provinsi NTT 2025–2029, khususnya misi pembangunan infrastruktur berkelanjutan berbasis potensi daerah. Saat ini NTT berada pada fase penting pembangunan. Banyak program dan investasi telah berjalan di sektor jalan, sumber daya air, permukiman, dan infrastruktur pendukung lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka dalam arahannya saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa tugas bersama adalah memastikan seluruh proses penyelenggaraan jasa konstruksi berjalan sesuai regulasi, standar teknis, dan prinsip tata kelola yang baik.
Menurutnya, rapat kerja ini bukan hanya menilai hasil fisik, tetapi juga mengidentifikasi tantangan dan peluang perbaikan. Ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah kepada publik, sekaligus ajakan kepada pelaku jasa konstruksi untuk terlibat aktif membangun NTT.
Gubernur NTT berharap seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, akademisi, hingga aparat pengawasan—terus meningkatkan mutu jasa konstruksi dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pemanfaatan.
“Kita dorong pertumbuhan pelaku jasa konstruksi daerah yang sehat, patuh hukum, mengutamakan keselamatan kerja, berkelanjutan, serta menjunjung integritas, profesionalisme, dan kolaborasi,” ujarnya.
Produk konstruksi harus berkualitas dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan kerja bersama, kita wujudkan NTT yang maju, merata, dan sejahtera.
Rapat Kerja Jasa Konstruksi Provinsi NTT Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi NTT.(CMBN01)









