Jalan Mollo Sunjam Dikerjakan BPJN NTT: Sekat Ekonomi Terbuka, Infrastruktur Menyentuh Nadi Masyarakat

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor BPJN NTT yang berada di Desa Tanah Merah, Kabupaten Kupang.

Kantor BPJN NTT yang berada di Desa Tanah Merah, Kabupaten Kupang.

Kupang,- Sebuah proyek infrastruktur jalan yang mengubah wajah Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Jalan Mollo Sunjam, yang telah lama menjadi impian masyarakat, akhirnya menjadi kenyataan. Pembangunan jalan ini membuka sekat ekonomi bagi masyarakat, memungkinkan mereka untuk lebih mudah mengakses pasar, sekolah, dan fasilitas lainnya tanpa harus melewati jalan rusak.

Jalan Mollo Sunjam merupakan salah satu contoh bagaimana infrastruktur dapat menjadi katalisator pembangunan ekonomi daerah. Dengan jalan yang lebih baik, masyarakat dapat lebih mudah mengangkut hasil pertanian dan peternakan mereka ke pasar, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.

Pembangunan jalan ini juga membuka peluang baru bagi masyarakat Fatukoa. Dengan akses yang lebih mudah, investor dan pengusaha dapat lebih mudah menjangkau daerah ini, membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Papan informasi proyek Jalan Mollo Sunjian.

Pantauan media, pembangunan jalan ini tidaklah mudah. Masyarakat Fatukoa telah lama menantikan proyek ini, dan akhirnya mereka dapat melihat hasilnya. Tentu masyarakat sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat salah satunya Infrastruktur jalan.

Jalan Mollo Sunjam bukan hanya sebuah proyek infrastruktur, tetapi juga sebuah simbol harapan bagi masyarakat Fatukoa. Dengan jalan yang lebih baik, mereka dapat lebih mudah mengakses pendidikan, kesehatan, dan fasilitas lainnya, meningkatkan kualitas hidup mereka.

Pembangunan jalan ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan infrastruktur daerah. Dengan infrastruktur yang lebih baik, NTT dapat menjadi lebih kompetitif dan menarik investasi, meningkatkan ekonomi daerah.

Jalan Mollo Sunjam merupakan contoh bagaimana infrastruktur dapat menjadi kunci pembangunan ekonomi daerah. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, kita dapat menciptakan infrastruktur yang berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saat alat berat mengerjakan Proyek Preservasi Jalan Mollo Sujian di Kelurahan Fatukuoa pada Desember 2026.

Dengan selesainya pembangunan jalan Mollo Sunjam, masyarakat Fatukoa dapat lebih mudah mengakses fasilitas dan meningkatkan ekonomi mereka. Ini adalah contoh bagaimana infrastruktur dapat menjadi katalisator pembangunan ekonomi daerah, dan semua pihak harus terus bekerja sama untuk menciptakan infrastruktur yang berkualitas bagi masyarakat NTT.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya
Polda NTT Diminta Uji Diskrepansi Medis Forensik Kasus Kematian Vika Serwutun
Kuasa Hukum Keluarga Vika Serwutun Serahkan Memorandum Hukum ke Polda NTT

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:10

Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:40

Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.