Aksi Lanjutan GAMKI NTT Berdampak di Fatuleu Tengah: Ibadah Bersama dan Tanam Anakan Asam dan Kopi

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama sebelum memulai penanaman ratusan anakan pohon asam dan kopi di Desa Nunsaen, Kabupaten Kupang.

Foto bersama sebelum memulai penanaman ratusan anakan pohon asam dan kopi di Desa Nunsaen, Kabupaten Kupang.

Kupang,- Di tengah hiruk pikuk kehidupan, ada sekelompok pemuda yang berjuang untuk menjaga bumi. Mereka adalah kader-kader GAMKI NTT dan CIS Timor, yang kembali melakukan aksi lanjutan penanaman anakan Kopi dan Asam Timor, Minggu 25 Januari 2026 di Desa Nunsaen, Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang.

Usai ibadah Minggu bersama Jemaat GMIT Fatusuki Naifalo, Fatuleu Tengah.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Kupang, Camat Fatuleu Tengah, Pemerintah Desa Nunsaen dan Ketua Majelis Jemaat GMIT Fatusuki Naifalo bersama jemaat, terlebih dahulu mengikuti ibadah Minggu bersama Jemaat GMIT Fatusuki Naifalo.

  • GAMKI BERDAMPAK BAGI ALAM

Pohon-pohon ini tidak hanya menjadi simbol harapan, tapi juga menjadi bukti nyata bahwa pemuda Kristen peduli dengan lingkungan. Mereka berjuang untuk menghijaukan dan menyelamatkan bumi, agar generasi mendatang dapat menikmati keindahan alam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris DPD GAMKI NTT, Amos Lafu, S.H.,M.H, memimpin langsung kegiatan penanaman anakan pohon ini, mengatakan bahwa penanaman ini dilaksanakan sebagai wujud nyata dari Pemuda Kristen untuk ikut menghijaukan dan menyelamatkan bumi.

“Penanaman anakan pohon asam di lokasi bekas dan berpotensi longsor merupakan salah satu cara GAMKI merestorasi ekosistem dan upaya mitigasi bencana jangka panjang,” ujar Amos Lafu.

Sekretaris DPD GAMKI NTT, Amos Lafu, S.H.,M.H

Amos menjelaskan, anakan pohon Asam Timor dipilih karena memiliki akar tunggang yang kuat, mampu beradaptasi di tanah marginal, dan memiliki umur panjang. Akar pohon asam, terutama akar tunggangnya yang kuat, bertindak sebagai jangkar alami, mengikat partikel tanah, sehingga meningkatkan kohesi tanah dan mencegah pergeseran tanah lebih lanjut.

Selain itu, pohon asam juga memberikan nilai tambah bagi warga lokal melalui hasil buahnya, sehingga mendorong masyarakat untuk menjaga pohon tersebut dan tidak menebangnya.

“GAMKI NTT juga menanam anakan kopi di titik mata air Desa Nunsaen, dengan tujuan tidak hanya secara ekonomi tetapi juga berperan penting dalam konservasi lingkungan. Pohon kopi ini menjadi bagian sistem agroforestri menyeimbangkan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam,” ujar Amos.

  • Ucapan Terima Kasih Pemerintah dan Gereja 

Camat Fatuleu Tengah, Gratia S. B. Rawis, S.IP.,M.M, mengucapkan terima kasih atas aksi nyata dari GAMKI, GMIT dan CIS Timor, yang telah melakukan aksi nyata penanaman anakan pohon asam dan kopi di desa Nunsaen.

“Terima kasih sudah memberikan contoh yang baik bagi kami di Fatuleu Tengah. Kami banyak melihat dan mendengar berbagai program hebat dari GAMKI NTT, namun hari ini kami secara langsung menerima dampak positif ini,” ujar Camat Fatuleu Tengah.

Camat Fatuleu Tengah sedang menanam anakan Asam Timor.

Kepala Desa Nunsaen, Literhaert Niuflapu juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi GAMKI atas dedikasi dan bantuan nyata dalam program reboisasi ini. Langkah kecil yang dilakukan GAMKI NTT hari ini akan menjadi warisan besar bagi generasi mendatang, khususnya masyarakat Nunsaen.

Sedangkan Ketua Majelis Jemaat GMIT Fatusuki Naifalo, Pendeta Margarita Lay Klakik, S.Th, mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan karena kasih dan kemurahan-Nya, Jemaat Fatusuki Naifalo boleh bertemu dengan GAMKI NTT.

Pendeta Margarita Lay Klakik, S.Th

“Ini sebuah kebersamaan yang penuh dengan sukacita dan berkat. Kami berharap kedepan program ini terus dijalankan, jangan hanya sampai di sini saja,” ujar Pendeta Margarita.(*CMBN01)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah
Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas
Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor
Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup
Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata
Drama Gol dan Semangat Juang Membara di LPI 2026 zona Amfoang Raya
Polda NTT Diminta Uji Diskrepansi Medis Forensik Kasus Kematian Vika Serwutun
Kuasa Hukum Keluarga Vika Serwutun Serahkan Memorandum Hukum ke Polda NTT

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Jumat, 29 Mei 2026 - 02:10

Ayo Bergabung di Road To Event Academy GAMKI NTT, Langkah Besar Pemuda Flobamora Naik Kelas

Jumat, 29 Mei 2026 - 01:39

Aksi Cepat Resmob Satreskrim Polres Kupang Tuntaskan Kasus Pencurian Hand Traktor

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:09

Liga Pendidikan Indonesia zona Amfo’ang Raya resmi ditutup

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:40

Kepemimpinan Janto di BPJN NTT Dorong Pembangunan Jalan Tepat Mutu dan Berdampak Nyata

Berita Terbaru

Ritual di bawah pohon beringin; foto: Arnichus Loit

Budaya

Asal-Usul dan Makna Filosofis nama Desa Nunuanah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Konten tidak bisa disalin.