FORMASI Gotong Royong Perbaiki Ruas Jalan Ikan Foti, Nelson Matara: Butuh Perubahan Status dan Intervensi Pusat

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak Nelson Matara bersama teman-teman DPRD Provinsi NTT memantau langsung kondisi jalan Ikan Foti

Nampak Nelson Matara bersama teman-teman DPRD Provinsi NTT memantau langsung kondisi jalan Ikan Foti

Kupang,- Ruas jalan Ikan Foti di jalur ke Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT, rusak parah dan membutuhkan biaya besar untuk perbaikan. Anggota DPRD NTT, Nelson Obed Matara dari Fraksi PDI Perjuangan, mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan tersebut membutuhkan biaya sekitar 60 hingga 70 miliar rupiah.

“Biaya itu sangat besar, tapi itu harus dilakukan karena jalan ini sangat penting untuk masyarakat,” kata Nelson Obed Matara, Sabtu (07/2/2026).

Hal ini disampaikan Nelson Matara setelah memantau langsung beberapa titik kerusakan jalan di Amarasi salah satunya ruas jalan Ikan Foti.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga gotong royong perbaiki ruas jalan Ikan Foti.

Menurutnya, perbaikan ruas jalan Ikan Foti harus dilakukan dengan sempurna, tidak hanya tambal sulam. Selain itu, ruas jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang membutuhkan intervensi pemerintah pusat. “Jalan ini harus ditangani oleh pemerintah pusat, karena biaya perbaikannya sangat besar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa DPRD NTT telah melakukan fungsi pengawasan di lapangan dan telah melihat situasi ruas jalan Ikan Foti yang rusak parah. “Kami telah melihat situasi lapangan dan kami akan memperjuangkan perbaikan ruas jalan ini. Keseriusan ini ditindaklanjuti dengan melakukan pertemuan bersama PUPR dan seluruh balai termasuk di dalamnya balai jalan dan balai sungai,” jelas politikus senior PDI Perjuangan ini.

Nampak anak sekolah juga turut serta membantu memperbaiki ruas jalan Ikan Foti.

Nelson Obed Matara juga mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Ikan Foti harus dilakukan dengan cepat, karena jalan ini sangat penting untuk masyarakat. “Untuk tahun ini mungkin akan ada perbaikan namun sifatnya sementara karena jika mau diperbaiki secara total agar sempurna maka harus ada intervensi pemerintah pusat dan didahului dengan perubahan status jalan dari provinsi ke jalan Negara,” jelasnya.

Salah satu titik jalan Ikan Foti yang mengalami longsor

Sedangkan untuk mencegah putusnya akses jalan Ikan Foti di musim hujan ini, Forum Milenial Amarasi (FORMASI) mengambil inisiatif untuk melakukan perbaikan ruas jalan Ikan Foti yang rusak parah. Dikarenakan ruas jalan ini merupakan salah satu akses jalan paling penting di Amarasi Barat ke Kota Kupang, dan telah lama menjadi perhatian masyarakat.

Dedy Boimata, Ketua Umum FORMASI, mengatakan bahwa mereka memulai perbaikan ruas jalan Ikan Foti dengan pengumpulan dana secara sukarela dari anggota Formasi maupun masyarakat. “Kami ingin membantu pemerintah dalam memperbaiki ruas jalan ini, karena ini adalah akses jalan yang sangat penting bagi kami,” katanya.

FORMASI juga menerima sumbangan material tanah putih dari masyarakat untuk membantu memperbaiki ruas jalan Ikan Foti. “Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyumbangkan tanah putih dan uang untuk perbaikan ruas jalan ini,” kata Dedy Boimata.

Dengan gotong royong dan kerja sama yang baik, FORMASI berharap dapat memperbaiki ruas jalan Ikan Foti menjadi lebih baik. “Kami ingin ada perhatian serius pemerintah daerah agar ruas jalan ini menjadi lebih aman dan nyaman untuk digunakan oleh masyarakat,” kata Dedy Boimata.

Laporan: Chris Bani 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.