Gubernur NTT Peringatkan Oknum yang Main Data Kemiskinan 

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

Kupang,- Di tanah Flobamora, di mana matahari terbit dan terbenam, sebuah peringatan keras datang dari Gubernur NTT, Melki Laka Lena. Suara yang mengguncang, seperti gemuruh ombak di pantai, memperingatkan oknum-oknum yang mencoba bermain dengan data masyarakat miskin.

Dalam rapat evaluasi bersama unsur Forkopimda NTT, Gubernur Melki menegaskan bahwa tidak akan segan-segan menempuh jalur hukum jika ditemukan adanya praktik manipulasi data di lapangan.

“Saya ingatkan kepada seluruh jajaran, jangan ada lagi oknum yang memasukkan nama kerabat atau mencoret warga yang layak hanya demi kepentingan pribadi,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus pada akurasi data, Gubernur Melki menyoroti bahwa ketepatan sasaran bantuan sosial sangat bergantung pada integritas data yang dikelola dari tingkat desa hingga kabupaten.

Ia menilai, manipulasi data bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bentuk kejahatan kemanusiaan karena merampas hak warga yang benar-benar membutuhkan.

Gubernur Melki juga berharap para pemuka agama dapat membantu memverifikasi kondisi riil di jemaat atau umatnya masing-masing, sehingga data yang sampai ke pemerintah pusat benar-benar valid dan objektif. “Kami berharap para pemuka agama dapat menjadi mata dan telinga kami dalam memantau kondisi masyarakat,” katanya.

Rapat evaluasi ini diharapkan menjadi momentum bagi 22 kabupaten/kota di NTT untuk lebih serius dalam memvalidasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial guna mempercepat penurunan angka kemiskinan di NTT pada tahun 2026.

Gubernur Melki juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu-ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terbukti melakukan manipulasi data.

“Jika ditemukan bukti manipulasi, saya pastikan oknum tersebut akan dipidanakan,” tegasnya.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa
Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:49

Ketika singa hanya mencari makan, tetapi manusia mencari mangsa

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Rabu, 23 September 2026 - 06:59

Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.