BPJN NTT Tuntaskan Jalan Darurat Asam Tiga dalam 3 Hari, Jembatan Permanen Masuk Perencanaan 

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPJN NTT resmi buka ruas jalan darurat di Asam Tiga, Kabupaten Kupang. Arus lalulintas Timor Raya kembali normal.

BPJN NTT resmi buka ruas jalan darurat di Asam Tiga, Kabupaten Kupang. Arus lalulintas Timor Raya kembali normal.

KUPANG,- Malam ini, deru mesin kendaraan kembali terdengar di jalur yang sempat lumpuh total. Setelah tiga hari penuh kecemasan, antrean panjang, dan harapan yang menggantung, akses penghubung utama antara Timor darat dan Kota Kupang akhirnya hidup kembali.

Jalan darurat di titik ambruknya Jembatan Asam Tiga kini resmi dibuka, menjadi penanda berakhirnya masa tersendatnya mobilitas warga dan distribusi logistik.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur memastikan jalur darurat di Kilometer 46 Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, mulai dapat dilalui sejak Sabtu (28/3). Pengerjaan dilakukan dari 26 Maret 2026, menyusul ambruknya jembatan yang mengakibatkan arus lalu lintas terputus total.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPJN NTT, Janto Mangiri, mengatakan jalur darurat tersebut berhasil diselesaikan lebih cepat dari target awal. “Janji kita 3–5 hari, hari ini kita tekan bisa beroperasi,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, pembangunan jalur darurat dilakukan melalui sejumlah tahapan teknis, mulai dari persiapan lahan, penimbunan material, pemadatan badan jalan, hingga pembuatan saluran air sebagai bagian dari pekerjaan akhir. Jalur ini kini difungsikan sebagai akses sementara bagi kendaraan yang melintas di ruas strategis tersebut.

Pantauan di lapangan, sejumlah kendaraan berat yang sebelumnya tertahan mulai bergerak melintasi jalur tersebut. Aktivitas distribusi barang dan mobilitas masyarakat yang sempat terganggu kini berangsur normal.

Meski demikian, BPJN NTT menegaskan bahwa jalur darurat ini bersifat sementara. Pemerintah tetap akan membangun jembatan permanen sebagai pengganti Jembatan Asam Tiga yang ambruk.

Janto menyebutkan, proyek pembangunan jembatan permanen saat ini masih dalam tahap perencanaan. “Untuk jembatan permanen, pasti kita mulai di Tahun Anggaran 2026,” katanya.

Pembangunan jembatan baru tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Timor, khususnya jalur strategis yang menghubungkan Kota Kupang dengan sejumlah kabupaten di sekitarnya.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.