Dari Rival Menjadi Mitra: Cerita 2 Tokoh NTT Kesampingkan Ego Demi Kemajuan Daerah 

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dokumen Facebook Esther Meilany Kamlasi-Siregar.

Foto: dokumen Facebook Esther Meilany Kamlasi-Siregar.

KUPANG,- Di tengah riuhnya aktivitas di Kupang, ada satu momen kecil yang nyaris luput dari sorotan. Bukan panggung besar, bukan pula pertemuan penuh seremoni. Hanya sebuah percakapan singkat melalui sambungan telepon—namun justru di situlah tersimpan makna yang begitu dalam.

Di sela kesibukannya, Simon Petrus Kamlasi menyempatkan diri menghubungi sang istri. Sebuah kebiasaan sederhana, tetapi selalu membawa ruang hangat di tengah rutinitas yang padat. Dengan nada tenang, ia berkata,

Dik, acara hari ini Abang mau ketemu Pak Gubernur NTT

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalimat itu terdengar biasa saja. Namun bagi sang istri, ada rasa penasaran yang tak tertahan. Bukan soal pertemuannya, melainkan tentang apa yang dirasakan suaminya, seorang tokoh yang pernah berada di sisi berbeda dalam kontestasi politik. Dengan spontan ia bertanya, mencoba menggali isi hati yang mungkin tersembunyi di balik ketenangan itu.

Jawaban yang datang justru sederhana, bahkan nyaris tanpa beban.

Ya biasa saja. Demi tujuan yang sama, kita perlu duduk satu meja,”. Singkat, tetapi menggugah.

Di balik kata “biasa saja”, tersimpan kedewasaan yang tidak semua orang miliki. Tidak ada ego yang ditonjolkan, tidak ada bayang-bayang masa lalu yang dibesar-besarkan. Yang ada hanyalah kesadaran bahwa perjuangan untuk daerah tidak boleh berhenti hanya karena perbedaan pilihan di masa lalu.

Pertemuan dengan Emanuel Melkiades Laka Lena bukan lagi tentang siapa yang pernah berseberangan. Lebih dari itu, ini adalah tentang bagaimana dua sosok memilih untuk menempatkan kepentingan Nusa Tenggara Timur di atas segalanya. Tentang bagaimana rivalitas bisa bertransformasi menjadi kolaborasi.

Dari momen kecil itulah, sebuah pelajaran besar lahir. Bahwa membangun daerah tidak membutuhkan siapa yang paling kuat berdiri sendiri, melainkan siapa yang bersedia berjalan bersama. Kerja sama, kolaborasi, dan komunikasi, tiga hal yang sering terdengar klise, namun sesungguhnya adalah fondasi utama dalam setiap kemajuan.

Kadang, hal-hal paling sederhana justru menjadi pengingat paling jujur. Bahwa di balik hiruk-pikuk politik dan kepentingan, selalu ada ruang untuk duduk bersama, berbicara dengan hati yang jernih, dan melangkah menuju tujuan yang sama.

Semoga semangat seperti ini terus tumbuh dan terjaga. Agar Nusa Tenggara Timur tidak hanya bergerak maju, tetapi juga bertumbuh dengan kekuatan persatuan. Menjadi berkat, bukan hanya bagi daerahnya sendiri, tetapi juga bagi banyak orang.

Puji Tuhan

~ Diolah dari EMS Notes, Sabtu 11 April 2026

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.