LARANTUKA,- Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Flores Timur resmi memulai langkah organisasinya melalui kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Maperta) dan Konferensi Cabang (Konpercab) I yang berlangsung di Gedung Kebaktian Jemaat GMIT Ebenhaezer Lokea, Larantuka, Jumat, 22 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting pembentukan kepengurusan definitif DPC GAMKI Flores Timur sekaligus ajang konsolidasi pemuda Kristen dalam memperkuat peran sosial di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen, Anggota DPRD Provinsi NTT Ana Waha Kolin, Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo, Wakil Sekretaris DPD GAMKI NTT Elfis Sabat, unsur pemerintah daerah, tokoh gereja, serta puluhan peserta dari berbagai wilayah di Flores Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Anton Doni Dihen menegaskan pentingnya organisasi kepemudaan hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.
Menurut dia, organisasi pemuda tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi harus mampu melahirkan kader yang memiliki kepedulian sosial dan semangat pelayanan terhadap daerah.
“Organisasi kepemudaan harus mampu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga menjadi pelaku nyata perubahan itu sendiri,” kata Anton Doni Dihen.
Ia berharap GAMKI Flores Timur dapat menjadi ruang kaderisasi yang membentuk generasi muda berintegritas, memiliki semangat pelayanan, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua DPD GAMKI NTT, Winston Rondo, menilai pelaksanaan Konpercab GAMKI Flores Timur memiliki makna strategis di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi dampak erupsi Gunung Lewotobi.
Menurut Winston, GAMKI harus bergerak melampaui agenda seremonial dan tampil sebagai gerakan sosial yang berpihak kepada masyarakat kecil.
“Kalau rakyat susah, GAMKI harus hadir paling depan. Kita ingin bergerak dari seremonial menjadi gerakan sosial yang melayani dengan kasih,” ujar Winston.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan dan menjadi perekat sosial di tengah situasi media sosial yang rentan memicu polarisasi.
“GAMKI harus menjadi jembatan, bukan tembok. Ketika rakyat menderita karena bencana, kita hadir atas nama kemanusiaan,” katanya.

Melalui proses musyawarah yang berlangsung demokratis, Konpercab I DPC GAMKI Flores Timur menetapkan Yohanes Haryono sebagai Ketua DPC GAMKI Flores Timur. Ia akan didampingi Trince sebagai sekretaris dan Yoldi Irawati Bara Pa sebagai bendahara.
Kepengurusan baru tersebut diharapkan mampu membawa energi baru bagi gerakan kepemudaan Kristen di Flores Timur serta memperkuat peran GAMKI dalam pelayanan sosial dan pembangunan masyarakat.***








