Bupati Yosef Lede Tegaskan Tak Ada Pengalihan Anggaran Gaji ASN untuk Proyek Lain

Minggu, 21 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kupang, Yosef Lede di ruang kerjanya.

Bupati Kupang, Yosef Lede di ruang kerjanya.

KUPANG,– Polemik keterlambatan pembayaran gaji PPPK, THR, dan gaji ke-13 ASN di Kabupaten Kupang memicu berbagai spekulasi. Di tengah isu yang berkembang, Bupati Kupang Yosef Lede akhirnya buka suara dan menjelaskan kondisi keuangan daerah yang sedang menghadapi tekanan akibat berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (17/6/2026), Yosef membantah tudingan bahwa anggaran belanja pegawai dialihkan untuk membiayai proyek lain. Menurutnya, pengalihan pos anggaran belanja pegawai tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena bertentangan dengan aturan.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Kupang mengalami kekurangan anggaran setelah dana transfer untuk belanja pegawai dari pemerintah pusat berkurang hingga sekitar Rp134 miliar. Kondisi tersebut, kata Yosef, tidak hanya dialami Kabupaten Kupang, tetapi juga sejumlah daerah lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang telah beberapa kali menyurati Kementerian Keuangan dan berencana melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan bersama DPRD Kabupaten Kupang. Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan alternatif.

Yosef menegaskan, apabila upaya ke pemerintah pusat belum membuahkan hasil, seluruh pihak harus siap mencari solusi bersama, termasuk melalui penyesuaian sejumlah pos anggaran daerah.

Ia meminta polemik mengenai pembayaran hak PPPK dan ASN tidak dijadikan bahan provokasi politik. Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya agar seluruh hak pegawai dapat dibayarkan secara penuh.

“Tenaga PPPK adalah bagian dari keluarga besar Kabupaten Kupang. Pemerintah terus bekerja agar hak-hak mereka dapat dipenuhi,” ujar Yosef sebagaimana dilansir dari Kupangberita.com.**

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang
Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur
Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:12

Agustinus Tae dan Kuasa Hukum Serahkan Bukti ke Polisi soal Muskot PBVSI Kota Kupang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:03

Mesin Perahu dari Usman Husin Jadi Jawaban Aspirasi Nelayan Sumba Timur

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.