Kepala Dinas PUPR NTT Tekankan Pentingnya Kurikulum yang Menjawab Tantangan Pembangunan

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR NTT memaparkan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tangguh, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan di Universitas Citra Bangsa.

Kepala Dinas PUPR NTT memaparkan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tangguh, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan di Universitas Citra Bangsa.

KUPANG,- Pembangunan tidak hanya lahir dari beton, baja, dan aspal. Di balik setiap jalan, jembatan, maupun gedung yang berdiri kokoh, terdapat sumber daya manusia yang memiliki ilmu, visi, dan kemampuan untuk menjawab tantangan zaman. Karena itu, kualitas pendidikan menjadi fondasi utama bagi masa depan pembangunan.

Kesadaran itulah yang mendorong terjalinnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Keduanya dipertemukan dalam satu tujuan, yakni memastikan lulusan perguruan tinggi tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata pembangunan daerah.

Komitmen tersebut tercermin dalam Workshop Kurikulum yang digelar di Ruang Rapat Lantai 4 Universitas Citra Bangsa, Kamis, 25 Juni 2026. Dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Benyamin Nahak, M.T., hadir sebagai narasumber.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan para akademisi dan peserta workshop, Benyamin memaparkan pentingnya pembangunan infrastruktur yang tangguh, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang merancang, membangun, dan mengelolanya.

Workshop tersebut menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan dalam menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan pembangunan serta tuntutan dunia kerja, khususnya pada sektor infrastruktur dan keteknikan. Sinkronisasi itu diharapkan mampu memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan lapangan.

Melalui sinergi yang terus diperkuat, pemerintah berharap lahir generasi muda Nusa Tenggara Timur yang inovatif, adaptif, dan kompeten, sehingga mampu menjadi penggerak pembangunan daerah sekaligus menjawab tantangan pembangunan nasional di masa mendatang.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat
Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 
Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih
Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang
Ultimatum 48 Jam!! Forum Wartawan NTT Desak Kapolda Evaluasi Kapolres TTU
Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN
Polisi Kejar Pelaku Pembobolan Minimarket dan ATM BRI di Kabupaten Kupang
Proyek Bendung Oelnaimuti Amburadul, Pelaksana Kegiatan dan BWS NT II Disorot

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:34

Upaya RJ Belum Temukan Titik Temu, Kuasa Hukum Teldi Mooy Minta Penyidik Dalami Penguasaan Sertifikat

Jumat, 25 September 2026 - 21:21

Rote Ndao Sebelum 2029: Komitmen Politik Usman Husin Memilih Berjuang dari Senayan 

Jumat, 25 September 2026 - 05:39

Mengenal Peran Agrinas di Garis Depan Pembangunan Kopdes Merah Putih

Jumat, 25 September 2026 - 03:41

Cerita Air Bersih dan Kepedulian Polri di Kabupaten Kupang

Rabu, 23 September 2026 - 01:36

Ketika Pengkhianatan Rumah Tangga Bersembunyi di Balik Seragam ASN

Berita Terbaru

ilustrasi oleh AI: berbicara di depan orang lain;

Gaya Hidup

Ketika ayat terlalu sering keluar dari bibir

Senin, 28 Sep 2026 - 22:42

Konten tidak bisa disalin.