Politik Uang Jalan Menuju Korupsi

Sabtu, 3 Desember 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi politik uang

ilustrasi politik uang

ilustrasi politik uang
ilustrasi politik uang

cmbnews.id/, Dalam usaha mempengaruhi pilihan pemilih, salah satu persoalan yang sering terjadi dalam pemilu adalah praktek money politic atau Politik uang. Politik uang dalam desain demokrasi merupakan persoalan besar karena menyangkut kualitas proses dan out come pemilu.

Bagi kandidat yang bersaing, politik uang mengakibatkan kompetisi yang tidak sehat dalam percaturan politik. PolItik uang menjadi preferenci pemilih menjadi tidak outentik. Alih-alih akan memperjuangkan kepentingan rakyat, namun setelah terpilih, justru memperdagangkan mandat yang disandangnya sebagai peminpin demi kepentingan pribadi dan golongan.

Dalam jangka panjang, politik uang juga menjadi ancaman dalam membangun pemerintahan yang bersih. Praktek politik uang menjadi tempat persemaian benih korupsi. Pemimpin yang terpilih karena politik uang akan berusaha mengembalikan biaya produksi politik sebelumnya melalui korupsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi yang melakukan politik uang dapat penulis pilah menjadi tiga kategori. Kategori pertama adalah politikus yang tidak membumi, berjarak dengan rakyat, atau politikus dengan track record yang buruk. Politikus seperti ini menggunakan uang untuk menutupi wajah buruknya dalam kanca politik.

Kategori kedua adalah politikus karbitan, instan, dadakan atau salah penempatan. Politikus jenis ini melakukan politik uang karena politikus ini menjadi makluk asing dibelantara pemilih. Politikus seperti ini menganggap politik uang adalah cara yang paling tepat dan mungkin untuk menerabas ketidaktahuan mereka dirimba raya di mana mereka dicalonkan.

Kategori ketiga dari politikus yang menggunakan politik uang adalah politisi yang memiliki perasaan saling tidak percaya. Mereka tidak percaya bahwa kompetitor mereka akan bertindak jujur dalam kampanye. Cara bertindak ini menjadi semacam stimulus bagi kandidat lain yang semula tidak memakai politik uang menjadi terpengaruh untuk menggunakan politik uang.

Menggunakan politik uang juga merupakan sebuah bentuk yang sangat tidak beretika, dimana hak-hak politik pemilih dikebiri oleh para pemodal yang nantinya akan terpilih menjadi pemimpin, kelak tidak akan pernah memperhatikan rakyatnya, apabila memperhatikan masyarakat, itu juga ketika ada maunya.

Fenomena politik uang ini seperti siklus yang tidak berkesudahan. Ini merupakan bentuk pembunuhan krakter terhadap anak cucu kita kelak, dimana kita sudah menanamkan benih-benih demokrasi yang tidak baik. Hal ini akan berdampak dimana akan adanya pengkaplingan jabatan, dan korupsi yang berjemaah.

Sebagai Generasi muda yang peduli akan hal ini, saya mengajak pembaca sekalian untuk tidak terperangkap dan menjadi pelaku politik uang. Katakan “No Money Politic” dan katakan Sayang pada Demokrasi. Sekian

Penulis: Petrus Usboko (Wartawan NTT-News.com)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi
Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel
Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan
Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT
Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok
Suara Lantang Usman Husin dari Senayan: Ungkap Potret Nyata Kegelisahan di Kawasan Mutis
Motor Tak Kunjung Kembali, Oknum Polisi Dilaporkan ke Polres Kupang 
Proyek Insinerator Rp5,9 Miliar Masuk Tahap Penyidikan di Kejati NTT 

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:23

Langkah Valen Kebo Pimpin PERBAKIN: Rapikan Organisasi, Siapkan Atlet NTT Berprestasi

Kamis, 16 April 2026 - 07:41

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Tersandung Korupsi Tambang Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 04:56

Kerja Keras Tanpa Batas: Maruarar Sirait Wujudkan Sila Kelima di Sektor Perumahan

Rabu, 15 April 2026 - 08:22

Dugaan Pemerasan: Polda Usut Gerombolan Penjahat Digital di Balik Akun Tiktok Lika-Liku NTT

Selasa, 14 April 2026 - 12:06

Menembus Batas Desa: Asten Bait Nyalakan Asa Pendidikan di Pelosok

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.