Dari Mimbar Reses Viktor Bungtilu Laiskodat di Nekamese, Bergema Desain Pembangunan SDM NTT

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_1026

oplus_1026

Kupang,- Siang, 24 Februari 2026 di GMIT Lopo Maus Tualeu, Desa Tunfeu, suasana terasa lebih tenang dari sekadar agenda reses biasa. Warga Kecamatan Nekamese berdatangan dengan wajah penuh harap, sebDari Mimbar Reses Viktor Bungtilu Laiskodat di Nekamese, Bergema Desain Pembangunan SDM NTTagian membawa catatan kecil berisi daftar kebutuhan desa.

Di barisan depan, para tokoh masyarakat duduk berdampingan dengan aparat desa. Di tengah ruangan, sorotan tertuju pada Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, yang kembali menginjak tanah Nekamese.

Bupati Kupang, Yosef Lede yang turut hadir dalam reses tersebut menyampaikan secara umum bahwa reses sering dipandang sebagai agenda rutin. Namun kali ini, nuansanya berbeda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan masyarakat Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Yosef Lede menegasjan bahwa diskusi tidak hanya berkisar pada keluhan, tetapi wajib menyentuh desain besar pembangunan wilayah selatan Nusa Tenggara Timur.

Kehadiran Bupati Yosef Lede, selain sebagai tuan rumah juga sekaligus mitra politik dalam membangun jalur komunikasi dengan pusat.

Di sisi lain, Bupati Kupang menekankan pentingnya kolaborasi. Ia menyadari bahwa banyak program daerah tetap bergantung pada dukungan anggaran pusat. Dalam forum itu, kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan wakil rakyat di DPR RI diposisikan sebagai kunci agar aspirasi Nekamese tidak berhenti pada wacana.

Sedangkan dalam pembukaan, Ketua DPD NasDem Kabupaten Kupang, Sofia Malelak de Haan, menegaskan pentingnya momentum tersebut. Ia menyebut kehadiran wakil rakyat di Senayan sebagai jembatan antara pergumulan desa dan kebijakan nasional. Bagi warga, forum itu menjadi ruang langka untuk menyuarakan kebutuhan infrastruktur, pertanian, hingga pendidikan.

Sorotan utama mengarah pada pembangunan jalan selatan yang pernah menjadi desain prioritas ketika Viktor Laiskodat ketika menjabat sebagai Gubernur NTT periode 2018–2024. Viktor menegaskan bahwa jalur tersebut bukan sekadar wacana politik, melainkan bagian dari perencanaan strategis yang telah disiapkan, termasuk pembangunan jembatan dan konektivitas hingga Amarasi Barat.

Namun di balik janji infrastruktur, ada pesan yang lebih tajam. Viktor berbicara tentang “mindset” pendidikan masyarakat NTT. Ia menilai arah pendidikan selama ini belum sepenuhnya selaras dengan potensi daerah. Pantai, garam, perikanan, pariwisata—semua tersedia, tetapi minim sumber daya manusia yang secara spesifik disiapkan untuk mengelolanya.

Dalam dokumentasi lapangan, pernyataan itu disampaikan dengan nada tegas namun reflektif. Ia mencontohkan peluang industri garam, budidaya kerapu, kakap, hingga lobster yang belum dioptimalkan. Bahkan sektor pariwisata premium—yang kini tumbuh di sejumlah titik NTT—membutuhkan tenaga terampil seperti koki profesional dan manajemen perhotelan.

Viktor juga menyinggung transformasi Labuan Bajo sebagai contoh keberhasilan desain kebijakan yang konsisten. Ia mengisahkan bagaimana kawasan tersebut didorong menjadi destinasi super prioritas hingga menarik perhatian nasional dan internasional. Bagi dia, keberhasilan itu bukan kebetulan, melainkan hasil keberanian mengambil keputusan strategis.

Reses tersebut pada akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda serap aspirasi. Ia berubah menjadi panggung diskusi tentang masa depan—tentang bagaimana pendidikan, infrastruktur, dan desain ekonomi harus berjalan searah.

Dari GMIT Lopo Maus, di tengah desa yang tenang, percakapan tentang strategi pembangunan dan perubahan pola pikir bergema panjang. Bagi masyarakat Nekamese, hari itu bukan hanya pertemuan politik, tetapi dokumentasi tentang harapan yang sedang dirancang ulang.**

Penulis: Chris Bani 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan
UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan
Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan
Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM
Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014
Silaturahmi Bawaslu dan PKB Kabupaten Kupang, Sinergi Menuju Tahapan Pemilu
4.200 Benih Nila Ditebar Melalui Bioflok, Usman Husin Pacu Budidaya Ikan di Sumba Barat
Pihak Bildad Thonak Minta Polda NTT Lanjutkan Proses Hukum dan Semua Fakta Harus Diuji

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:53

Usman Husin Temui Bupati Sumba Timur, Dorong Penguatan Pertanian dan Serahkan Bantuan Alsintan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:40

UDN dan Jurnalis Bangun Ruang Belajar Bersama, Dari Kualitas Berita hingga Isu Kelompok Rentan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:37

Bupati Falen Kebo Apresiasi Blue Ocean Salt, Investasi Pantura TTU Masuk Tahap Pelaksanaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:25

Dukungan Penuh Daniel Taimenas Perluas Akses KUR Bank NTT bagi UMKM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:50

Soal Keberatan Tiga Anggota DPRD TTU, Egiardus Bana Desak BK Berpedoman pada UU 30/2014

Berita Terbaru

Konten tidak bisa disalin.