Kupang,- Keluarga korban kasus dugaan tindakan tidak bertanggungjawab oleh oknum PPPK kabupaten Kupang mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Kupang, Senin (12/1/2026).
Asten Bait, aktivis yang mengawal kasus ini, mengatakan bahwa kehadiran keluarga korban disambut oleh Simon Pellu, Kepala Bidang GTK, dan Yerfelius Bani, Pengawas SMP pada dinas pendidikan kabupaten Kupang.
“Pertemuan hari ini, kami dari keluarga korban menyampaikan kronologi peristiwa dan diskusi yang membuahkan hasil yang positif. Dinas pendidikan serius menanggapi persoalan ini dan telah melakukan pemeriksaan,” kata Asten Bait.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bidang GTK dan pengawasan menyampaikan bahwa kasus tersebut telah ditindaklanjuti. “Oknum PPPK tersebut telah dipanggil dan akan diperiksa hari ini juga,” tambah Asten.
Hasil BAP (Berita Acara Pemeriksaan) akan didapatkan oleh pihak keluarga seusai dilakukan pemeriksaan.
Asten berharap agar dinas pendidikan kabupaten Kupang dapat memberikan solusi terbaik agar tidak merugikan pihak manapun.
“Kami dari keluarga korban berharap agar dinas pendidikan dapat memberikan akomodasi yang baik dan solusi terbaik bagi keluarga korban,” kata Asten.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan oleh pihak terkait. Keluarga korban berharap agar kasus ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan.(*CMBN01)









